Telkomsel Bongkar "Momen Emas" Ramadan: Trafik Digital Meledak 87%

Albani Wijaya
Albani Wijaya
Diperbarui 16 Januari 2026 22:38 WIB
Telkomsel Enterprise merilis whitepaper "DigiAds Ramadan Insight 2026" (Foto: Dok/MI/Telkomsel)
Telkomsel Enterprise merilis whitepaper "DigiAds Ramadan Insight 2026" (Foto: Dok/MI/Telkomsel)

Jakarta, MI – Menyambut Ramadan 2026, Telkomsel melalui Telkomsel Enterprise merilis whitepaper bertajuk “DigiAds Ramadan Insight 2026: Weaving Threads of Impact to Win Ramadan”. Dokumen berbasis data ini dirancang sebagai panduan strategis bagi brand dan pelaku bisnis untuk menyusun kampanye Ramadan yang lebih relevan, presisi, dan berdampak.

Mengacu pada data Ramadan 2025, Telkomsel mencatat lonjakan engagement pelanggan hingga 112 persen dibanding hari biasa. Peningkatan ini didorong oleh aktivitas media sosial yang tumbuh 3 persen secara tahunan (YoY), belanja online 8 persen YoY, serta layanan keuangan digital yang juga meningkat 8 persen YoY. Temuan tersebut menegaskan bahwa pendekatan digital-first marketing semakin krusial menjelang Ramadan 2026.

VP Digital Advertising, Wholesale, and Interconnect Telkomsel, Arief Pradetya menegaskan pentingnya relevansi pesan dalam kampanye digital.

“Kekuatan kampanye bukan hanya tentang seberapa luas pesan tersampaikan, tetapi juga seberapa relevan dan bermakna pesan tersebut bagi audiens. Dengan analisis mendalam berbasis data survey dan insight dari basis pelanggan terbesar dan terluas di Indonesia, kami ingin membantu pelaku industri memaksimalkan peluang di tengah kompleksitas perilaku konsumen digital yang terus berkembang.” kata Arief. 

Micro-Moments Ramadan Jadi Penentu Trafik Digital

Whitepaper tersebut menyoroti bahwa masih banyak brand yang belum optimal dalam memilih waktu penayangan iklan. Telkomsel mengidentifikasi tiga micro-moments utama Ramadan yang menjadi puncak trafik digital, yakni:

  • Sahur (03:00-05:00): aktivitas digital naik >87% dan trafik TV naik >88%.
  • Zuhur (11:00-14:00): lonjakan browsing dan akses social media.
  • Buka Puasa (16:00-19:00): engagement tertinggi untuk belanja dan hiburan.

Dengan memanfaatkan micro-moments tersebut, brand dinilai mampu menghadirkan pesan yang lebih kontekstual dan berdampak.

Profil Audiens Paling Responsif Selama Ramadan

  • Berdasarkan analisis 8,7 juta klik dan tap dari kampanye Ramadan 2025, audiens dengan tingkat konversi tertinggi didominasi oleh:
  • 94% beragama Islam, dari persona kalangan Milenial (39%), Gen X (29%), dan Gen Z (23%). 
  • Tersebar di wilayah Jawa Barat, Jakarta, Jawa Timur, Banten, dan Sumatera Utara. 
  • aktif social media (58%), rutin belanja online (17%), dan pengguna layanan keuangan (14%).

Peningkatan aktivitas ibadah selama Ramadan juga berbanding lurus dengan lonjakan aktivitas digital, menciptakan peluang strategis bagi brand untuk menjangkau audiens secara lebih presisi.

Belanja Meningkat, Kanal Belanja Terbelah: Brand Perlu Omni-channel

Dari sisi perilaku belanja, lebih dari 54 persen konsumen meningkatkan pengeluaran dengan rata-rata nilai belanja Rp3,5 juta hingga Rp7 juta selama Ramadan. Pengeluaran terbesar tercatat pada kategori bahan masakan (60%) dan makanan siap saji (50%).

Namun, kanal belanja masih terbagi antara online (64%) dan offline (36%), sehingga strategi omni-channel dinilai penting agar brand tetap konsisten di seluruh titik interaksi konsumen.

Dari Data ke Dampak Nyata: Solusi 360° & Kemitraan Baru dengan Meta

Melalui solusi DigiAds Telkomsel Enterprise, brand dapat mengakses layanan periklanan digital dengan insight yang terukur dan segmentasi audiens yang akurat. Untuk Ramadan 2026, Telkomsel mendorong pendekatan 360° omni-channel melalui berbagai kanal, antara lain:

  • Seamless Digital Channels: Programmatic Ads, Display Ads, Rewards, IPTV & Messaging, WABA (WhatsApp Business API), hingga social media.
  • Posko Mudik Telkomsel: tersebar di berbagai titik jalur mudik dan arus balik se-Indonesia untuk menjangkau audiens secara off-air.
  • Kemitraan Baru dengan Meta: kemampuan audience targeting lintas platform social media global untuk menjangkau audiens lebih luas dan secara presisi.

Ragam titik interaksi tersebut diharapkan bisa mendukung brand menjangkau audiens secara menyeluruh dan terintegrasi sesuai kebutuhan, mengantarkan perjalanan dari awareness hingga conversion.

Jalin Dampak Nyata, Menang Bersama di Ramadan 2026

Sejumlah kampanye Ramadan 2025 bersama Telkomsel DigiAds mencatat hasil positif. Kampanye e-commerce membukukan Click-Through Rate (CTR) di atas 2,50 persen, sementara kampanye layanan keuangan mencatat CTR hingga 1,33 persen. 

Secara keseluruhan, 98 persen brand yang beriklan melalui Telkomsel DigiAds berhasil mencapai target kinerja (KPI), dengan peningkatan signifikan pada awareness (86%), consideration dan conversion (82%), serta advocacy (76%).

"Temuan Ramadan 2025 menegaskan bahwa relevansi dan presisi menjadi kunci utama keberhasilan kampanye Ramadan, bukan hanya dari besarnya jangkauan atau volume pesan. Dengan data insight dan solusi digital yang terintegrasi dari Telkomsel, kami berkomitmen membantu pelaku industri menenun strategi pemasaran dan membawakan pertumbuhan nyata selama Ramadan 2026," tutup Arief.

Dalam komitmen Telkomsel menjaga privasi data pelanggan, seluruh insight diolah dan disusun secara agregat dengan data telah dianonimkan, tanpa informasi identitas personal (PII). Telkomsel menerapkan pengolahan data berprinsip privacy-by-design, mematuhi standar dan regulasi perlindungan data pribadi yang berlaku di Indonesia.

Topik:

Telkomsel Enterprise DigiAds Telkomsel Ramadan 2026