Ibu dari Pandu Sjahrir Mundur dari Bangku Komisaris Lippo Karawaci

Dian Ihsan
Dian Ihsan
Diperbarui 3 Februari 2026 08:59 WIB
Ilustrasi papan pergerakan saham Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta. (Foto: Dok MI)
Ilustrasi papan pergerakan saham Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta. (Foto: Dok MI)

Jakarta, MI - Kartini Sjahrir resmi mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Komisaris Independen PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR). Dia meninggalkan posisi tersebut setelah menjabat sejak tahun 2021.

Corporate Secretary Lippo Karawaci, Ratih Safitri mengatakan, perusahaan telah menerima surat pengunduran diri Kartini Sjahrir sejak 30 Januari 2026. 

"Perseroan telah menerima surat pengunduran diri Ibu Kartini Sjahrir dari jabatan Komisaris Independen pada 30 Januari 2026," kata dia dalam keterangan resminya seperti dikutip dari keterbukaan informasi BEI.

Pengunduran diri Kartini Sjahrir akan dimintakan persetujuan melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).

"Rapat umum akan segera dilaksanakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku," ungkap dia.

Ratih menegaskan, pengunduran diri dari Kartini Sjahrir tidak berdampak pada kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan, atau kelangsungan usaha perseroan.

Kartini Sjahrir, yang memiliki nama lengkap Nurmala Kartini Sjahrir, dikenal sebagai mantan Duta Besar Indonesia untuk Argentina, Uruguay, dan Paraguay pada periode 2010-2014. 

Perempuan kelahiran 1 Februari 1950 ini saat ini dipercaya oleh Presiden Prabowo Subianto untuk menjabat sebagai Duta Besar Indonesia untuk Jepang.

Dia merupakan ibu kandung dari Pandu Sjahrir, yang merupakan Chief Investment Officer (CIO) Danantara Indonesia, serta adik dari Luhut Binsar Pandjaitan.

Selain Kartini, Marlo Budiman yang merupakan Presiden Direktur Lippo Karawaci juga mundur dari jabatannya. Marlo juga melepas posisi Direktur Utama di PT Lippo Cikarang Tbk (LPCK).

Topik:

kartini-sjahrir lippo-karawaci pandu-sjahrir luhut-pandjaitan