Eks Mensos Juliari Diperiksa KPK
Tangerang, MI - Mantan Menteri Sosial (Mensos) Juliari Peter Batubara diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK di Lapas I Tangerang terkait kasus dugaan korupsi penyaluran bansos beras untuk keluarga penerima manfaat (KPM) pada Program Keluarga Harapan (PKH) tahun anggaran 2020, Selasa (4/11/2025).
“Pemeriksaan dilakukan di Lapas Kelas I Tangerang,” kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo.
Meski demikian, KPK belum menyampaikan materi yang didalami dari pemeriksaan tersebut.
Dalam perkara ini, KPK menetapkan tiga orang tersangka dan dua tersangka korporasi dalam kasus tersebut pada 19 Agustus 2025 lalu.“Adapun dalam perkara ini, KPK telah menetapkan 3 orang dan 2 korporasi sebagai tersangka,” kata Budi.
Kerugian keuangan negara akibat kasus korupsi tersebut mencapai Rp 200 miliar. “Di mana penghitungan awal oleh penyidik terkait dugaan kerugian keuangan negara mencapai kurang lebih Rp 200 miliar,” jelasnya.
Di lain sisi, KPK juga mencegah empat orang bepergian ke luar negeri dalam perkara tersebut. Surat larangan bepergian ke luar negeri ini dikeluarkan sejak 12 Agustus 2025, yang berlaku untuk enam bulan ke depan.
Mereka yang dicegah ke luar negeri adalah Bambang Rudijanto Tanoesoedibjo selaku Komisaris Utama PT Dosni Roha Logistik; Kanisius Jerry Tengker selaku Direktur Utama DNR Logistics tahun 2018-2022; kemudian Herry Tho selaku Direktur Operasional DNR Logistics tahun 2021-2024; dan eks Direktur Jenderal Pemberdayaan Sosial Kemensos Edi Suharto.
“KPK melakukan larangan bepergian ke luar negeri terhadap 4 orang berinisial ES, BRT, KJT, dan HER (HT) terkait penyidikan perkara penyaluran bansos beras untuk keluarga penerima manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) TA 2020,” tandas Budi.
Topik:
KPK Korupsi Bansos Eks Mensos Juliari Peter BatubaraBerita Sebelumnya
Daftar 10 Saksi TPPU SYL Diperiksa KPK Hari Ini
Berita Selanjutnya
KPK Periksa GM Prambors Dhirgaraya S. Santo terkait TPPU SYL
Berita Terkait
Skandal Restitusi PPN Puluhan Miliar, Kepala KPP Madya Banjarmasin Dicokok KPK — Borok Pengawasan DJP Kembali Terbuka
23 menit yang lalu
Tamparan Keras bagi Kejagung: Penerima Gratifikasi Chromebook Lolos, Nyangkut di KPK?
11 jam yang lalu
Badiul Hadi: Jangan Jadikan Kasus PT PP Ajang Spekulasi, KPK Harus Bekerja Tuntas dan Terbuka
11 jam yang lalu
OTT Pajak & Bea Cukai Terbongkar, Menkeu Sebut “Shock Therapy” — Publik Bertanya: Mengapa Baru Bereaksi Setelah KPK Menyergap?
12 jam yang lalu