Megawati Sebut Penculikan Presiden Venezuela Langgar Hukum Internasional

Albani Wijaya
Albani Wijaya
Diperbarui 10 Januari 2026 19:51 WIB
Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri (Foto: Istimewa)
Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri (Foto: Istimewa)

Jakarta, MI – Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri mengkritik keras aksi militer Amerika Serikat (AS) terhadap Venezuela, termasuk penangkapan Presiden Nicolas Maduro yang menurutnya merupakan bentuk intervensi terhadap negara berdaulat.

Hal itu disampaikan Megawati saat memberikan pidatonya dalam HUT ke-53 PDI Perjuangan dan Rakernas PDIP di Ancol, Jakarta Utara, Sabtu (10/1/2026).

"Saya menyampaikan sikap tegas Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan terhadap setiap bentuk intervensi militer Amerika Serikat di Venezuela," kata Megawati. 

Laporan media internasional menyebut bahwa AS melakukan serangan militer terhadap Venezuela, termasuk operasi yang berujung pada penangkapan Presiden Maduro dan istrinya oleh pasukan AS pada awal Januari 2026.

Megawati mengecam tindakan tersebut sebagai bentuk modern neokolonialisme dan imperialisme, yang menurutnya mencederai Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan prinsip dasar hubungan antarnegara.

"Penculikan Presiden Venezuela Nicolas Maduro dan istrinya melalui operasi militer yang telah memicu kecaman internasional sebagai pelanggaran kedaulatan dan hukum internasional," tuturnya. 

Ia menegaskan bahwa Indonesia menolak tatanan dunia yang membenarkan dominasi kekuatan atas kedaulatan bangsa lain.

"Bangsa Indonesia menolak tatanan internasional yang membenarkan dominasi kekuatan atas kedaulatan bangsa lain," tegasnya.

Sejak Konferensi Asia-Afrika yang digagas Presiden RI pertama Sukarno, Megawati mengatakan Indonesia konsisten menentang segala bentuk imperialisme.

"Karena itu, PDI Perjuangan menyerukan penyelesaian konflik internasional melalui dialog, diplomasi, dan hukum internasional, bukan melalui kekerasan yang hanya memperpanjang penderitaan rakyat sipil," ujarnya.

Topik:

Megawati Soekarnoputri PDI Perjuangan Serangan AS ke Venezuela