Hati-hati! Love Scam Rugikan Korban Hingga Rp 49 Miliar
Jakarta, MI - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat lonjakan kasus penipuan berkedok asmara atau love scam sepanjang 2025. Modus penipuan yang memanfaatkan hubungan percintaan ini membuat banyak masyarakat Indonesia kehilangan uang dalam jumlah besar.
Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Perlindungan Konsumen OJK, Friderica Widyasari Dewi, mengungkapkan total aduan yang diterima Indonesia Anti-Scam Center mencapai 3.494 laporan, dengan kerugian korban mencapai Rp 49,198 miliar.
"Di 2025 Indonesia Anti-Scam Center telah menerima 3.494 laporan kerugian masyarakat yang terkena scam melalui modus love scam ini, dengan total kerugian yang cukup besar yaitu sebesar Rp 49,198 miliar," ujarnya dalam konferensi pers bulanan secara virtual, Jumat (9/1/2026).
Perempuan yang akrab disapa Kiki itu mengimbau masyarakat agar waspada terhadap love scam, karena korban tidak hanya kehilangan uang, tetapi juga mengalami dampak psikologis.
Para penipu biasanya menargetkan korban di berbagai negara melalui internet dan aplikasi. Setelah itu, korban dimanipulasi emosinya dengan merasa memiliki hubungan dan kemudian dipersuasi sehingga para korban secara sukarela mentransfer sejumlah uang.
"Karena terkena manipulasi secara emosional dan ini juga salah satu yang sulit disembuhkan karena melibatkan emosi secara mendalam," kata Kiki.
Baru-baru ini, aparat kepolisian berhasil membongkar markas scamming jaringan internasional di Sleman, Yogyakarta. Hasil penyelidikan mengungkap bahwa kantor PT Altair Trans Service berperan sebagai perpanjangan tangan operator aplikasi kencan yang berpusat di China dan bertugas sebagai penyedia tenaga kerja untuk menjadi admin chat di aplikasi tersebut.
Kiki menyebutkan bahwa dirinya telah menerima laporan terkait kasus ini dari Kantor OJK Yogyakarta. Modus penipuan itu juga menjadi pembahasan global dalam International Organization of Securities Commission (IOSCO) Committee 8 terkait perlindungan konsumen.
"Terkait dengan penggerebekan satu lokasi di Yogyakarta terkait dengan aktivitas love scam, kami juga mendapat laporan dari Kepala Kantor OJK Jogja pada saat kejadian berlangsung, setelahnya langsung kami mendapatkan update," jelas Kiki.
Topik:
penipuan-online love-scam