Kejagung Minta Kuasa Hukum Hadirkan Silfester Matutina untuk Dieksekusi
Jakarta, MI- Kejaksaan Agung (Kejagung) merespons pernyataan kuasa hukum Silfester Matutina yang menyebut bahwa perintah eksekusi terhadap kliennya dalam kasus pencemaran nama baik mantan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla telah kadaluwarsa.
Menanggapi pernyataan tersebut, Kapuspenkum Kejagung, Anang Supriatna meminta kubu Silfester untuk menghadirkan Ketua Umum Solidaritas Merah Putih itu yang kini berstatus terpidana dalam kasus pencemaran nama baik terhadap Jusuf Kalla.
"Tolonglah kalau bisa bantulah dihadirkan, katanya kan ada di Jakarta," kata Anang, dikutip pada Sabtu (11/10/2025).
Anang menekankan bahwa berdasarkan aturan yang berlaku, pengacara merupakan bagian dari penegak hukum. Maka dari itu, seharusnya kuasa hukum menghadirkan Silfester untuk menjalani putusan perkara.
Anang menegaskan bahwa sampai saat ini pihaknya masih terus melakukan upaya menghadirkan Silfester untuk dieksekusi sebagaimana putusan pengadilan. Meski demikian, Anang mengatakan bahwa pihaknya belum memasukan Silfester kedalam daftar buronan.
"Belum, ini kita belum ini dulu (tetapkan buron)," tuturnya.
Lebih lanjut, Anang mengatakan bahwa Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan juga telah melakukan sejumlah upaya hukum untuk menghadirkan terpidana tersebut.
"Nanti punya strategi sendiri lah," ujarnya.
Topik:
Kejagung Silfester MatutinaBerita Terkait
Pakar Hukum Soroti Dugaan Oknum Kejagung Minta Rp1,5 Miliar ke Pejabat Kemnaker terkait Pemerasan K3
4 Februari 2026 13:32 WIB
Kejagung Dalami Dugaan Permintaan Uang Oleh Oknum Jaksa ke Eks Direktur Kemnaker
3 Februari 2026 19:38 WIB
Kejagung Dalami Pengakuan Pejabat Kemnaker Soal Terima Uang Proyek Chromebook
3 Februari 2026 16:34 WIB
Sidang K3 Kemnaker: Saksi Ungkap Dugaan ‘Orang Kejagung’ Minta Uang Rp 1,5 Miliar ke Eks Direktur Kemnaker
3 Februari 2026 15:52 WIB