Dugaan Korupsi Pajak Bos Djarum Victor Rachmat, Kejagung "Obrak-abrik" 8 Lokasi
Jakarta, MI - Penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung (Kejagung) menggeledah atau "mengobrak-abrik" delapan lokasi terkait kasus dugaan korupsi pembayaran pajak periode 2016-2020 yang menyeret Direktur Utama atau bos PT Djarum Victor Rachmat Hartono dan kawan-kawan.
Adapun delapan lokasi penggeledahan itu tersebar di wilayah Jabodetabek.
"Ya lebih dari lima, mungkin delapan titik ada. Keseluruhan ya," kata Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Anang Supriatna kepada wartawan, Selasa (25/11/2025).
Meski begitu, Anang belum menjelaskan secara detail soal lokasi yang telah digeledah pada Minggu (23/11/2025) itu.
Dari hasil penggeledahan itu, penyidik juga telah menyita sejumlah dokumen terkait perkara pajak, lalu satu Toyota Alphard dan dua motor gede alias moge.
"Dari beberapa tempat di sekitar Jabodetabek. Di mana penggeledahan lebih daripada lima titik. Dan diperoleh di antaranya ada kendaraan dan roda dua yang disita, selain dokumen," tegas Anang.
Anang menyebut dalam kasus ini terdapat pegawai Direktorat Jenderal Pajak di Kementerian Keuangan yang diduga kongkalikong dengan wajib pajak.
Pemufakatan keduanya itu dilakukan agar pembayaran pajak dari wajib pajak atau perusahaan dapat lebih rendah. Sebagai imbalannya, wajib pajak atau perusahaan akan memberikan setoran kepada petugas tersebut.
Dalam kasus ini, sejumlah pihak juga telah dicekal mulai dari Direktur Utama (Dirut) PT Djarum, Victor Rachmat Hartono dan mantan Direktur Jenderal Pajak Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Ken Dwijugiasteadi.
Kemudian Karl Layman selaku pemeriksa pajak muda di Direktorat Jenderal Pajak. Selanjutnya Ning Dijah Prananingrum selaku Kepala KPP Madya Dua Semarang dan Heru Budijanto Prabowo selaku konsultan pajak.
Topik:
Kejagung Korupsi Pajak Dirut PT Djarum Victor Rachmat Hartono DJP Eks Dirjen Pajak KenBerita Terkait
11 OTT Sepanjang 2025, Kini KPK Kembali Menyergap KPP Banjarmasin dan Jakarta: Korupsi Masih Subur di Layanan Publik
8 jam yang lalu
Kantor Pajak Digeruduk KPK, Indikasi Transaksi Haram Menganga di KPP Banjarmasin
14 jam yang lalu
Pakar Hukum Soroti Dugaan Oknum Kejagung Minta Rp1,5 Miliar ke Pejabat Kemnaker terkait Pemerasan K3
15 jam yang lalu