Cuaca Ekstrem Masih Berlanjut, BNPB Ingatkan Ancaman Bencana Susulan

Rolia Pakpahan
Rolia Pakpahan
Diperbarui 10 Januari 2026 07:36 WIB
Cuaca Ekstrem Diprediksi Berlanjut (Foto: Ist)
Cuaca Ekstrem Diprediksi Berlanjut (Foto: Ist)

Jakarta, MI - Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, mengingatkan pemerintah daerah dan masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana susulan, khususnya di Sumatra, mengingat cuaca ekstrem diperkirakan masih berlangsung.

“Kami terus berkomunikasi intensif dengan BMKG,” ujar Abdul Muhari dalam keterangannya, dikutip Sabtu (10/1/2026).

BNPB bersama BMKG memantau kondisi cuaca setiap tiga jam. Hasil pemantauan ini menjadi dasar untuk memutuskan langkah antisipatif, termasuk kemungkinan modifikasi cuaca jika diperlukan.

"Kita operasi modifikasi cuaca hingga saat ini masih optimal tiga pesawat per provinsi, dan terus kita lakukan dalam seminggu terakhir ini sudah rotasi 24 jam,” jelas Abdul.

Ia mengatakan, optimalisasi modifikasi cuaca sangat penting untuk menjamin kondisi cuaca tak berubah ekstrem. Paling tidak, di tengah puncak musim hujan saat ini, kondisi hujan tidak signifikan dan tak menimbulkan bencana susulan.

Abdul mencontohkan hujan yang melanda Bener Meriah, Aceh, yang sempat menyebabkan genangan dan luapan air di sejumlah titik. 

“Tapi, alhamdulillah, ini tidak meluap ke permukiman dan tidak ada korban atau kerugian material yang signifikan,” ucapnya.

Ia pun mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap cuaca beberapa hari ke depan, khususnya besok dan lusa (10-11/1/2026). 

Di Aceh, sejumlah wilayah diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap hujan lebat, di antaranya Aceh Selatan, Aceh Singkil, Subulussalam, Pidie Jaya, Aceh Barat, dan Nagan Raya.

Sementara itu, di Sumatera Barat, BMKG memperkirakan hujan akan turun hampir merata di seluruh kabupaten dan kota. Adapun di Sumatera Utara, beberapa daerah diprediksi terdampak hujan berintensitas tinggi.

Menyikapi kondisi tersebut, Aam mengimbau pemerintah daerah untuk turut mengingatkan masyarakat agar tetap waspada. 

“Sekiranya hujan intensitas tinggi turun sudah lebih dari dua jam, maka secara mandiri evakuasi dulu untuk sementara. Hindari titik-titik yang mungkin saja terjadi bencana banjir atau longsor susulan,” pungkasnya.

Topik:

cuaca-ekstrem bnpb sumatera