BNPB Catat Karhutla Terjadi di Aceh, Riau dan Kalteng Meski Musim Hujan

Rolia Pakpahan
Rolia Pakpahan
Diperbarui 17 Januari 2026 14:23 WIB
Kebakaran Hutan (Foto: Ist)
Kebakaran Hutan (Foto: Ist)

Jakarta, MI - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih terjadi di sejumlah wilayah di Indonesia, meskipun sebagian daerah masih berada dalam musim hujan. Provinsi Aceh, Riau, hingga Kalimantan menjadi wilayah yang terdampak.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, mengungkapkan karhutla pertama kali dilaporkan di Kabupaten Aceh Barat pada Kamis (15/1/2026). Hingga kini, api di lokasi tersebut belum sepenuhnya padam.

Pusdalops BNPB mencatat kebakaran terjadi di Gampong Lapang, Kecamatan Johan Pahlawan, dengan luas area terdampak mencapai sekitar 1,5 hektare.

Tim gabungan yang diterjunkan ke lokasi menghadapi kendala pemadaman akibat angin kencang dan keterbatasan sumber air yang jauh dari lokasi kebakaran. 

“Tim masih terus berjibaku melakukan upaya pemadaman dan pendinginan di lokasi terdampak,” kata Abdul dalam keterangannya, dikutip Sabtu (17/1/2026).

Di Provinsi Riau, kebakaran terjadi di Kabupaten Siak dan Kota Dumai. Laporan BPBD setempat menyebutkan, pada periode 1–16 Januari 2026, kebakaran lahan tercatat seluas 3,25 hektare, terdiri dari 3 hektare di Dumai dan 0,25 hektare di Siak.

Penanganan kebakaran dilakukan melalui operasi darat oleh tim gabungan yang dikerahkan untuk memadamkan api sekaligus mencegah meluasnya kebakaran.

Sementara itu, di Kalimantan Tengah, kebakaran juga terjadi di Desa Ujung Pandaran, Kecamatan Teluk Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, pada Kamis (15/1/2026). Api dilaporkan menghanguskan sekitar 6 hektare lahan. Berdasarkan laporan terbaru, tim gabungan telah berhasil mengendalikan kebakaran di wilayah tersebut.

Menanggapi kondisi tersebut, BNPB mengingatkan pemerintah daerah dan masyarakat agar tetap siaga terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan, khususnya di lahan gambut dan kawasan mineral terlantar yang rawan kebakaran. 

Meski sejumlah daerah masih diguyur hujan, BMKG memprakirakan puncak musim hujan akan berlangsung hingga Februari.

Topik:

bnpb karhutla