Anggarkan Rp10 Triliun, Petrindo Bangun Pembangkit Listrik 680 MW di Halmahera Timur
Jakarta, MI - PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) resmi memulai pembangunan proyek pembangkit listrik berkapasitas 680 megawatt (MW) di kawasan industri terintegrasi Feni Haltim (FHT) Industrial Park, Halmahera Timur, Maluku Utara.
Dimulainya proyek tersebut ditandai dengan pelaksanaan groundbreaking yang dilakukan oleh anak usaha perseroan.
Pembangunan pembangkit listrik ini dikerjakan melalui PT Guna Darma Integra (GDI), anak perusahaan yang dimiliki Petrindo melalui PT Volta Daya Energi Indonesia (VDEI).
Proyek ini menjadi bagian penting dari pengembangan FHT Industrial Park, kawasan industri terintegrasi yang mendukung strategi hilirisasi mineral pemerintah, khususnya untuk pengembangan ekosistem industri baterai kendaraan listrik atau electric vehicle (EV) di dalam negeri.
Acara groundbreaking dihadiri oleh perwakilan pemegang saham dan manajemen GDI serta FHT Industrial Park, kontraktor pelaksana, hingga perwakilan perbankan yang akan mendanai proyek tersebut.
Nilai investasi proyek pembangkit listrik ini diperkirakan mencapai sekitar US$600 juta atau setara dengan Rp10 triliun.
Direktur Utama PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk, Michael menyatakan pembangunan pembangkit listrik ini merupakan bentuk komitmen perseroan dalam mendukung pengembangan industri strategis nasional.
"Groundbreaking proyek pembangkit listrik ini merupakan komitmen Petrindo untuk berkontribusi aktif dalam pengembangan ekosistem baterai kendaraan listrik, sekaligus meningkatkan nilai tambah di sektor energi dan industri nikel Indonesia," kata dia dalam keterangan resminya, Rabu (4/2/2026).
Menurut dia, proyek ini juga sejalan dengan strategi jangka panjang Petrindo dalam menciptakan nilai berkelanjutan melalui kegiatan usaha di bidang pertambangan mineral dan energi.
Keberadaan pembangkit listrik berkapasitas besar tersebut diharapkan dapat mendukung kebutuhan energi kawasan industri, sekaligus memperkuat daya saing Indonesia sebagai pusat pengembangan industri baterai kendaraan listrik di kawasan regional.
Dengan dimulainya konstruksi ini, maka menjadikan perseroan sebagai salah satu pelaku industri yang aktif mendukung agenda hilirisasi mineral dan transisi energi nasional.
Topik:
petrindo-jaya-kreasi pembangkit-listrik cuan