KPK Panggil 2 Anggota DPR RI Terkait Kasus Korupsi Dana CSR BI
Jakarta, MI- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil dua orang Angggota DPR RI untuk diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi dana Corporate Social Responsibility (CSR) BI, pada Rabu (18/6/2025) hari ini.
Berdasarkan informasi yang diperoleh, kedua orang Anggota DPR RI tersebut adalah Satori dan Heri Gunawan, keduanya merupakan mantan anggota Komisi XI DPR RI.
"Pemeriksaan dilakukan di Gedung Merah Putih KPK," kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo, Rabu (18/6/2025).
Budi menjelaskan bahwa kedua orang tersebut akan diperiksa dalam kapasitasnya selaku mantan anggota Komisi XII DPR, yang mana komisi tersebut merupakan mitra kerja BI.
Selain itu, KPK juga memanggil tiga orang pegawai BI untuk diperiksa sebagai saksi dalam kasus ini, yaitu Kepala Departemen Keuangan Pribadi Santoso (PS), Grup Relasi Lembaga Publik dan Pengelolaan Program Sosial Nita Ariesta Moelgeni (NAM), Kepala Divisi Relasi Lembaga Publik 2 Puji Widodo (PW).
Sebagai Informasi, KPK tengah mengusut dugan korupsi pada penyaluran dana CSR BI. KPK menduga ada aliran dana yang tidak tepat dalam proses penyaluran dana CSR BI untuk yayasan.
Direktur Penyidikan KPK, Asep Guntur Rahayu menduga sejumlah uang dana CSR BI yang telah dikirimkan ke rekening yayasan ditransfer kembali ke rekening pribadi milik pelaku atau sanak sodaranya.
"Yang kami temukan, yang penyidik temukan selama ini adalah, ketika uang tersebut masuk ke yayasan, ke rekening yayasan, kemudian uang tersebut ditransfer balik ke rekeningnya pribadi, ada ke rekeningnya saudaranya, ada ke rekeningnya orang yang memang nominenya mewakili dia," kata Asep Guntur, Rabu (19/2).
Topik:
KPK Korupsi Dana CSR BI Bank IndonesiaBerita Selanjutnya
Tuduhan Ijazah Palsu, Polisi Klarifikasi ke SMA dan Kampus Jokowi
Berita Terkait
Tamparan Keras bagi Kejagung: Penerima Gratifikasi Chromebook Lolos, Nyangkut di KPK?
10 jam yang lalu
Badiul Hadi: Jangan Jadikan Kasus PT PP Ajang Spekulasi, KPK Harus Bekerja Tuntas dan Terbuka
10 jam yang lalu
OTT Pajak & Bea Cukai Terbongkar, Menkeu Sebut “Shock Therapy” — Publik Bertanya: Mengapa Baru Bereaksi Setelah KPK Menyergap?
11 jam yang lalu
Nama Anggota DPR Syaiful Huda Muncul di Sidang Korupsi Chromebook, Kejagung Didesak Perluas Penyidikan
11 jam yang lalu