Hasil Sikat Kawasan Hutan, Rp 6,6 Triliun Siap Disetor ke Negara
Jakarta, MI – Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) bersiap menyerahkan dana hasil pemulihan keuangan negara senilai lebih dari Rp 6,6 triliun kepada pemerintah, Rabu (24/12/2025) sore.
Pantauan Monitorindonesia.com di Gedung Bundar Kejaksaan Agung, sekitar pukul 13.40 WIB, lobi utama tampak dipenuhi tumpukan uang pecahan Rp100 ribu yang telah dikemas rapi. Susunan uang tersebut membentang menyerupai jalur menuju Gedung Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus).
Dana fantastis dengan nilai mencapai Rp 6.625.294.190.469,74 itu sebelumnya dibawa menggunakan mobil boks dan dipindahkan secara bertahap menggunakan troli. Proses pemindahan melibatkan personel TNI, sementara pengamanan di area sekitar diperketat oleh Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres).
Berdasarkan agenda resmi, seremoni penyerahan dana dijadwalkan berlangsung pukul 15.00 WIB. Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto direncanakan hadir langsung untuk menerima penyerahan secara simbolis.
Dalam kegiatan tersebut, Presiden akan didampingi Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, serta Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.
Selain itu, sejumlah pejabat tinggi negara juga dijadwalkan turut hadir, di antaranya Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, serta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Topik:
Satgas PKH penertiban kawasan hutan penyelamatan keuangan negara Kejaksaan Agung uang negara Rp 6 6 triliun Prabowo Subianto pemerintah TNI Paspampres lingkungan hidup kehutananBerita Selanjutnya
Jaksa Agung: Kerusakan Hutan Jadi Faktor Utama Banjir Bandang di Sumatera
Berita Terkait
Puluhan Mahasiswa Sultra Gelar Aksi di Kementerian Lingkungan Hidup, Desak Usut Dugaan Kejahatan Lingkungan PT KAS di Muna
13 menit yang lalu
Tamparan Keras bagi Kejagung: Penerima Gratifikasi Chromebook Lolos, Nyangkut di KPK?
16 jam yang lalu
Nama Anggota DPR Syaiful Huda Muncul di Sidang Korupsi Chromebook, Kejagung Didesak Perluas Penyidikan
17 jam yang lalu
Rencana Tambah Dana BPJS ke Saham Rp180 T Dinilai Berisiko, Pekerja Bisa jadi Korban
18 jam yang lalu