Kementerian PU Persiapkan Rencana Jalan Tol Sebagai Jalan Alternatif di Lembah Anai

Zul Sikumbang
Zul Sikumbang
Diperbarui 29 Januari 2026 05:48 WIB
Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo meninjau perbaikan jalan di Lembah Anai, Rabu (28/1/22"026). Foto: Zul Sikumbang/MI
Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo meninjau perbaikan jalan di Lembah Anai, Rabu (28/1/22"026). Foto: Zul Sikumbang/MI

Tanah Datar, MI – Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo mengatakan, Kementerian PU tengah menyiapkan pengembangan infrastruktur jangka panjang berupa  jalan tol berupa terowongan yang akan melintasi kawasan bukit di Lembah Anai. 

"Target permanen kita untuk penyelesaian perbaikan jalan Lembah Anai adalah Juli 2026. Setelah itu, kita mulai menyiapkan rencana jalan tol melalui tunnel yang menembus bukit di kawasan ini,” tambah Menteri Dody saat meninjau perbaikan jalan Lembah Anai, Rabu (28/1/2026).

Menteri PU menegaskan, kebutuhan pembangunan jalan tol tersebut sangat mendesak mengingat Lembah Anai merupakan salah satu ruas terpadat sekaligus paling rawan bencana di Sumatera Barat.

“Lembah Anai ini padat dan sering tertimpa musibah. Sesuai arahan Presiden Prabowo, kita harus menyiapkan tambahan jalan. Agar ke depan manakala jalan ini bermasalah karena apapun itu, masih ada ruas alternatifnya. Rencana pembangunan terowongan ini sebenarnya sudah lama, sejak 2017, dan sudah pernah dikaji oleh JICA. Dan dari kajian tersebut, bukit ini dinyatakan kuat untuk menahan traffic lalu lintas,” kata Menteri Dody.

Selain pembangunan jalan dan terowongan, Kementerian PU juga akan melakukan penanganan menyeluruh terhadap tebing-tebing rawan longsor di sepanjang trase. Penguatan lereng, pembangunan struktur pelindung, dan penanganan titik-titik kritis dilakukan agar jalan yang dibangun dapat bertahan dalam jangka panjang.

“Kalau kita menangani jalannya, tebingnya juga wajib ditangani. Kalau tidak, jalannya tidak akan bertahan lama. Semua penanganan ini akan kita permanenkan,” tegas Menteri Dody.

Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan, Lembah Anai telah kembali fungsional sejak 16 Desember 2025. Saat ini, ruas tersebut dioperasikan secara terbatas dengan pengaturan waktu tertentu, seiring dengan berlangsungnya pekerjaan penanganan dan pengamanan lereng di sepanjang trase jalan.

Saat ini, fokusnya adalah memastikan ruas Lembah Anai dapat berfungsi secara optimal, terutama menjelang arus mudik Lebaran.

“Lembah Anai ini sudah fungsional sejak 16 Desember. Saya juga telah menginstruksikan agar ruas ini dapat kita permanenkan. Untuk konstruksi sudah mulai, bukit juga sedang ditangani. Saya minta ruas fungsional ini, pada H-7 Lebaran bisa beroperasi 24 jam. Tidak seperti, saat ini yang hanya beroperasi mulai jam 5 sore hingga jam 8 pagi. Nanti saat H-7 Lebaran, semua alat berat harus keluar supaya bisa berfungsi 24 jam,” ujar Menteri Dody.

Topik:

Menteri PU Dody Hamggodo Jalan Tol Lembah Anai