Karhutla Meluas di Kalbar: 435 Ribu Hektare Terbakar, BNPB Siagakan Operasi Udara
Jakarta, MI - Provinsi Kalimantan Barat tengah menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Sejak 1 Januari hingga Rabu (112/2026), total luas lahan mineral dan gambut yang terdampak mencapai 435.578 hektare. Kebakaran tersebut tersebar di 11 kabupaten dan dua kota di provinsi itu.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menyampaikan bahwa dari total area yang terbakar, tim gabungan telah berhasil memadamkan sekitar 235.331 hektare.
"Sisanya masih dalam proses pemadaman intensif dan pendinginan di sejumlah titik api," katanya di Jakarta, Rabu (11/2/2026).
Berdasarkan data terbaru, terjadi peningkatan luas area yang terbakar sebesar 124.779 hektare. Wilayah dengan dampak signifikan, yakni Kabupaten Mempawah: 157 hektare, Kabupaten Sambas: 139,7 hektare, serta Kabupaten Kubu Raya: 101,7 hektare.
Beberapa wilayah lain seperti Ketapang, Kayong Utara, Sanggau, hingga Kota Singkawang juga melaporkan titik api, sementara pendataan di wilayah lainnya masih terus berjalan.
Untuk mempercepat upaya penanganan, sejumlah pemerintah kabupaten telah memberlakukan status Siaga Darurat Karhutla.
Kabupaten Kubu Raya dan Mempawah bahkan menetapkan status siaga tersebut hingga 31 Desember 2026. Adapun Kabupaten Ketapang dan Sambas menetapkan siaga darurat hingga April 2026.
Di lapangan, penanganan dilakukan secara terpadu oleh personel gabungan dari BPBD, TNI, Polri, Manggala Agni (Kementerian Kehutanan), Masyarakat Peduli Api (MPA), hingga relawan PMI.
Hingga kini, tidak ada laporan mengenai korban jiwa. Sementara itu, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan aparat penegak hukum.
Untuk mendukung upaya pemadaman di darat, BNPB juga telah menyiapkan bantuan operasi udara.
"Kami menyiagakan armada water bombing dan patroli udara menggunakan pesawat nirawak (drone) untuk memantau titik api secara real-time. Kami juga mendistribusikan tambahan mesin pompa dan selang untuk memperkuat tim darat," kata Abdul Muhari.
Topik:
bnpb karhutla kalimantan-baratBerita Terkait
BNPB: Pergerakan Tanah di Padasari Masih Aktif, Ribuan Warga Mengungsi
9 Februari 2026 14:05 WIB
Demi Siaga Bencana, BNPB Tarik Utang Rp949 Miliar untuk Alat Deteksi
4 Februari 2026 07:32 WIB
20 Korban Longsor Cisarua Teridentifikasi, Jenazah Diserahkan ke Keluarga
27 Januari 2026 13:50 WIB
BNPB Sebut Lebih dari 1.600 Warga Jakarta Mengungsi Akibat Banjir
25 Januari 2026 17:50 WIB