Tekanan Berlanjut, Rupiah Ditutup Melemah
Jakarta, MI - Nilai tukar rupiah ditutup melemah pada perdagangan Kamis (15/1/2026). Mata uang Garuda turun 0,15% dan berakhir di level Rp16.885/US$.
Upaya intervensi moneter Bank Indonesia belum mampu menahan tekanan terhadap rupiah. Seiring dengan itu, rupiah bergerak sejalan dengan mayoritas mata uang global yang sama-sama berada di zona merah sore ini.
Tekanan utama datang dari penguatan dolar Amerika Serikat (AS) yang dipicu meningkatnya ketidakpastian global dan sikap hati-hati investor. Indeks dolar AS tercatat menguat 0,14% ke level 99,196.
Tekanan dari faktor eksternal masih menjadi pemberat utama bagi pergerakan mata uang Asia pada awal tahun ini. Dari Timur Tengah, demonstrasi besar di Iran yang mengarah pada revolusi memicu lonjakan premi risiko di pasar negara berkembang.
Sentimen risk-off di kalangan pelaku pasar pun terus menyala lantaran konflik geopolitik dan kebijakan luar negeri AS di bawah Presiden Donald Trump terlihat semakin transaksional dengan terus menabuh genderang perang dagang dalam bentuk ancaman tarif.
Di sisi lain, munculnya upaya kriminalisasi terhadap pejabat tinggi bank sentral AS justru menambah tekanan politik yang secara paradoks memperkuat posisi tawar dolar AS.
Dari sisi ekonomi, rilis data terbaru Amerika Serikat yang menunjukkan pertumbuhan masih solid telah meredam ekspektasi pelonggaran suku bunga yang sebelumnya menguat pada akhir 2025.
Tekanan eksternal ini kian terasa karena diperberat oleh faktor domestik Indonesia. Ruang kebijakan ekonomi yang kian sempit membuat rupiah semakin sensitif terhadap volatilitas global.
Dengan kondisi tersebut, tahun ini diperkirakan menjadi tahun yang berat bagi rupiah. Upaya stabilisasi nilai tukar harus berhadapan dengan defisit fiskal yang kian dalam dan besarnya kebutuhan pembiayaan utang.
Topik:
rupiah nilai-tukar-rupiah dolar-asBerita Sebelumnya
BRI Siap Setor Dividen Interim Rp11 Triliun ke Negara
Berita Selanjutnya
OJK Serahkan Tersangka Manipulasi Transaksi Saham SWAT ke Kejaksaan
Berita Terkait
Skandal Sunyi di Balik Rupiah: BPK Ungkap Carut-Marut Pengadaan Kertas Uang BI
30 Januari 2026 02:29 WIB
Rupiah Bermasalah di Dapur Sendiri! Eks Anggota Komisi XI DPR Desak APH Usut Temuan BPK di BI
26 Januari 2026 03:42 WIB
Bank Indonesia Kecolongan? Audit BPK Bongkar Pemborosan, Salah Hitung, dan Celah Keamanan Rupiah
24 Januari 2026 21:38 WIB