Ada Apa Kajari Magetan Dicopot Diam-diam Tepat sebelum OTT KPK Walkot Madiun?
Jakarta, MI — Ada yang janggal di balik pencopotan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Magetan. Dezi Septiapermana dicopot secara senyap dari jabatannya setelah menjalani pemeriksaan di Kejaksaan Agung. Yang menarik, pencopotan itu dilakukan tepat sebelum publik diguncang operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi terhadap Wali Kota Madiun.
Pencopotan Dezi disebut telah efektif sejak Senin, 19 Januari 2026, namun baru terungkap ke publik beberapa hari kemudian—memantik spekulasi soal keterkaitan waktu dan konteks penindakan hukum yang sedang bergulir di Jawa Timur.
Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, Agus Sahat, membenarkan pencopotan tersebut. Ia menegaskan langkah itu diambil sebelum mencuatnya kabar OTT KPK terhadap Wali Kota Madiun.
“Pencopotan sudah dilaksanakan 19 Januari 2026, sebelum berita OTT KPK Wali Kota Madiun. Penggantinya sudah ada,” ujar Agus, Minggu (25/1/2026).
Namun penjelasan itu justru menambah tanda tanya. Pasalnya, Dezi Septiapermana baru sekitar tiga bulan menduduki kursi Kajari Magetan. Ia dilantik menggantikan Kajari sebelumnya, Yuana Nurshiyam, pada 31 Oktober 2025. Masa jabatan yang terbilang seumur jagung itu kini berakhir tanpa penjelasan rinci kepada publik.
Untuk sementara, posisi Kajari Magetan diisi oleh Koordinator Kejati Jawa Timur, Farkhan Junaedi, sebagai Pelaksana Tugas (Plt). Farkhan ditugaskan melanjutkan roda penegakan hukum di Magetan yang mendadak limbung akibat pencopotan pimpinan institusi kejaksaan setempat.
Soal keberadaan Dezi pascapencopotan, Agus hanya memberi jawaban singkat namun sarat makna. “Beliau di Kejagung saat ini,” tandasnya.
Minimnya penjelasan resmi, waktu pencopotan yang berdekatan dengan OTT KPK, serta pemeriksaan Dezi di Kejagung, memunculkan pertanyaan serius: apakah ini sekadar rotasi biasa, atau bagian dari upaya meredam badai hukum yang lebih besar? Publik menanti keterbukaan—bukan sekadar pernyataan normatif.
Topik:
kejaksaan kpk ott korupsi hukum magetan madiun jawa timur skandal pejabat investigasiBerita Terkait
Nama Gubernur Jatim Diseret di Sidang Korupsi Hibah, KPK Diminta Berhenti Tebang Pilih
1 jam yang lalu
Mahfud MD Apresiasi KPK Kembali Gencar OTT: Tanda Lembaga Antirasuah Mulai Bangkit!
1 jam yang lalu