BNPT Bersama FKPT Babel Perkuat Ketahanan Ideologi Generasi Muda Melalui Rembuk Merah Putih
Jakarta, MI - Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) terus mengajak generasi muda untuk meningkatkan kemampuan literasi dan komunikasi publik agar menjadi barisan terdepan dalam menghadapi penyebaran ideologi kekerasan.
“Gunakan ilmu, pena, dan suara anda untuk membangun Indonesia yang lebih baik, karena bangsa yang cerdas adalah benteng yang kuat melawan terorisme,” ujar Deputi 1 BNPT, Mayjen TNI Sudaryanto, saat membuka kegiatan Rembuk Merah Putih bertema Mewujudkan Pemuda Cerdas, Kritis dan Cinta Tanah Air yang digelar bersama Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Provinsi Bangka Belitung, pada Senin (4/8).
Rembuk Merah Putih dirancang dalam bentuk diskusi panel dan pelatihan menulis yang melibatkan pelajar, jurnalis, organisasi masyarakat, tokoh agama, dan unsur pemerintah daerah. Melalui pendekatan ini, BNPT mendorong generasi muda untuk memperkuat ketahanan dari ideologi kekerasan serta menumbuhkan semangat kebangsaan di era digital.
Lebih lanjut, mantan Kepala Pusat Pengelola Kawasan Bainstrahan Kementerian Pertahanan ini juga menekankan pentingnya peran generasi muda dalam menyuarakan pesan damai sebagai upaya menangkal provokasi dan misinformasi yang kerap dimanfaatkan oleh kelompok radikal sebagai celah penyusupan.
“Kami jadikan momentum ini untuk memperkuat wawasan kebangsaan anak muda agar tetap kritis, mendorong kreativitas positif yang mempromosikan toleransi dan mempererat persaudaraan antar suku, agama, ras, dan golongan,” tegasnya.
Sementara itu, Plt. Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Bangka Belitung, Ferdian Hermawan Loebis, menyampaikan apresiasinya terhadap penyelenggaraan Rembuk Merah Putih. Ia berharap kegiatan ini dapat mendorong generasi muda untuk lebih waspada dan tidak terjerumus dalam aktivitas yang mengarah pada radikalisme.
“Dengan Rembuk Merah Putih ini generasi muda khususnya di Provinsi Bangka Belitung sadar, jangan sampai ikut kegiatan terorisme,” ujarnya.
Rembuk Merah Putih merupakan salah satu wujud nyata upaya pencegahan terorisme melalui pelibatan masyarakat yang secara konsisten dijalankan oleh BNPT bersama FKPT di berbagai daerah. Melalui penguatan literasi dan keterampilan menulis, peserta diharapkan dapat menjadi agen perubahan yang aktif menyuarakan toleransi serta menjadi penggerak narasi perdamaian di tengah masyarakat, khususnya dalam menghadapi tantangan disrupsi informasi dan penyebaran ideologi kekerasan di ruang digital.
Topik:
BNPT Mayjen TNI Sudaryanto Rembuk Merah PutihBerita Sebelumnya
Menteri PU: Kami Ini Hanya Tukang
Berita Terkait
Kepala BNPT: Ancaman Terorisme Di Ruang Digital Makin Berkembang
31 Desember 2025 04:37 WIB
BNPT dan Ponpes LP3IA Perkuat Nilai Kebangsaan dan Moderasi Beragama di Rembang
22 Desember 2025 20:09 WIB
BNPT Ajak Civitas Akademika UIN Sunan Ampel Masifkan Mitigasi Radikalisasi Digital
10 Desember 2025 20:27 WIB
BNPT Ajak Humas Pemerintah Bawa Semangat #SiapJagaIndonesia# Lawan Radikalisme Digital
2 Desember 2025 18:32 WIB