TNI Kerahkan 30.864 Prajurit dan 70 Alutsista untuk Penanganan Bencana Banjir-Longsor Sumatera
Jakarta, MI - Tentara Nasional Indonesia (TNI) mengerahkan 30.864 prajurit dan 70 alutsista untuk membantu penanganan bencana banjir dan longsor di wilayah Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh.
Waka Puspen TNI Brigjen Osmar Silalahi mengatakan bahwa sampai saat ini total prajurit yang dikerahkan ke wilayah-wilayah terdampak bencana di tiga provinsi Pulau Sumatera berjumlah 30.864 prajurit.
“Kemudian kami informasikan juga bahwa sampai dengan saat ini, prajurit TNI yang diterjunkan langsung ke daerah terjadinya bencana berjumlah 30.864 orang,” kata Brigjen Osmar Silalahi, Minggu (7/12/2025).
Selain itu, TNI juga mengerahkan 18 pesawat angkut untuk membantu pendistribusian logistik dan kebutuhan lainnya ke lokasi terdampak bencana, terdiri dari Pesawat A-400, Hercules, Casa hingga Caravan.
“Begitu juga dengan pelibatan helikopter. Sampai dengan saat ini, kita telah mengerahkan sebanyak 36 helikopter, baik helikopter dari Angkatan Udara, Angkatan Laut, maupun Angkatan Darat,” ucap dia.
TNI juga mengerahkan 14 KRI dan 2 Angkut Dropping Republik Indonesia (ADRI) untuk mengangkut bantuan logistik dan prajurit melalui jalur laut.
Brigjen Osmar Silalahi mengatakan bahwa total alutsista yang dikerahkan TNI untuk membantu penanganan bencana di wilayah Pulau Sumatera berjumlah 70 unit.
“Sehingga secara keseluruhan, total alutsista kita yang kita gunakan itu ada 70 unit. Seperti kami sampaikan tadi, pesawat angkutnya ada 18, helinya 36, KRI 14, dan ADRI-nya 2,” ujarnya.
Lebih lanjut, Brigjen Osmar Silalahi mengatakan bahwa TNI akan mengerahkan seluruh sumber daya yang dimiliki untuk membantu penanganan bencana banjir dan longsor di Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh.
Topik:
TNI Bencana Banjir Sumatera Sumatera Utara Sumatera Barat AcehBerita Terkait
Pemulihan Pascabencana: 10 Kabupaten/Kota di Sumatera Masih Butuh Perhatian Khusus
7 jam yang lalu
Tender Rp 58 M JDU Martubung Beraroma Busuk: Negosiasi Nyaris HPS, Dugaan Persekongkolan Pokja–Rekanan Menguat
22 Januari 2026 17:50 WIB
Izin PT TPL Dicabut, Ephorus HKBP Berterimakasih ke Presiden Prabowo
21 Januari 2026 01:21 WIB