BNPB Catat Korban Tewas Banjir dan Longsor di Tiga Provinsi Tembus 1.022 Orang

Rolia Pakpahan
Rolia Pakpahan
Diperbarui 16 Desember 2025 10:32 WIB
Evakuasi Korban Banjir Sumatra (Foto: Repro)
Evakuasi Korban Banjir Sumatra (Foto: Repro)

Jakarta, MI - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat jumlah korban meninggal dunia akibat bencana banjir bandang dan longsor yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat telah mencapai 1.022 orang. Dari tiga wilayah terdampak, Aceh menjadi provinsi dengan jumlah korban jiwa tertinggi.

Berdasarkan data resmi BNPB yang dikutip Senin (15/12/2025), bencana tersebut juga menyebabkan kerusakan pada sektor permukiman. Sebanyak 158.049 unit rumah dilaporkan terdampak, dengan mayoritas mengalami kerusakan berat hingga tidak lagi layak huni.

Dampak kemanusiaan dari bencana ini masih terus dirasakan. Lebih dari 600 ribu warga kini masih berada di lokasi pengungsian. 

BNPB juga mencatat sebanyak 206 orang dinyatakan hilang, sementara sekitar 7.000 orang lainnya mengalami luka-luka dengan tingkat keparahan yang beragam.

Dampak bencana tidak hanya menghancurkan permukiman penduduk, tetapi juga berbagai fasilitas publik. Tercatat 1.200 fasilitas umum terdampak, terdiri atas 219 fasilitas kesehatan, 581 fasilitas pendidikan, 434 rumah ibadah, 290 gedung perkantoran, serta 145 unit jembatan.

Adapun berikut ini merupakan rincian jumlah korban jiwa akibat bencana banjir bandang dan longsor yang terjadi di sejumlah wilayah di Sumatera:

Aceh

Korban tewas: 424 orang
Luka-luka: 4.300 orang
Hilang: 32 orang

Sumatera Utara

Korban tewas: 355 orang
Luka-luka: 2.300 orang
Hilang: 84 orang

Sumatera Barat

Korban tewas: 243 orang
Luka-luka: 382 orang
Hilang: 90 orang.

Topik:

bnpb bencana-sumatera banjir-aceh korban-bencana