Gubernur Jabar Pastikan Korban Longsor Cisarua Dapat Bantuan Rp10 Juta per KK

Rolia Pakpahan
Rolia Pakpahan
Diperbarui 25 Januari 2026 17:02 WIB
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (Foto: Instagram)
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (Foto: Instagram)

Jakarta, MI - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, memastikan korban longsor di Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, akan menerima bantuan tunai sebesar Rp10 juta per Kartu Keluarga (KK).

Dana ini disiapkan untuk membantu para korban memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari dan mencari tempat tinggal sementara selama dua bulan ke depan.

"Menyiapkan per kepala keluarga Rp10 juta untuk cari tempat kontrakan dan bekal hidup selama dua bulan dulu," ujar Dedi dikutip dari humas_jabar, Minggu (25/1/2026).

Relokasi warga yang terdampak longsor dilakukan agar proses recovery atau penanganan oleh petugas setempat berjalan maksimal. Selain itu, ia menilai kawasan tersebut masih berbahaya bagi warga yang tetap mengungsi.

Dedi juga menyoroti bahwa longsor tidak terlepas dari campur tangan manusia, terutama pemanfaatan lereng gunung untuk perkebunan. Peralihan lahan persawahan menjadi kawasan perumahan juga dianggap menjadi faktor yang memperburuk risiko bencana.

"Lereng-lereng gunung berubah menjadi tanaman sayur dan kebun bunga dengan sistem green house dan penanaman yang menggunakan media plastik adalah fakta bahwa kita telah berbuat salah," jelas Dedi melalui postingan instagram pribadinya.

Sementara itu, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat telah mengidentifikasi 9 korban meninggal akibat longsor.

Para korban ditemukan oleh tim pencarian dan pertolongan (Search and Rescue-SAR) setelah melakukan operasi pencarian di hari ke tiga. 

"Terhadap 9 korban meninggal yang sudah terindentifikasi, 5 korban sudah diserah terimakan kepada pihak keluarga dan 4 orang korban masih di Posko Disaster Victim Identification (DVI)," ungkap Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari dalam keterangan tertulis, Minggu (25/1/2026).

Hingga saat ini, kata Abdul, BPBD Kabupaten Bandung Barat bersama lintas instansi gabungan masih melakukan pendataan lanjutan dan pemantauan di lokasi terdampak, termasuk proses pencarian korban serta pendataan rumah terdampak.

Topik:

tanah-longsor bandung gubernur-dedi-mulyadi