Saleh Daulay: Hak Siar Piala Dunia 2026 Momentum Pembuktian TVRI

Rizal Siregar
Rizal Siregar
Diperbarui 29 Desember 2025 16:21 WIB
Saleh Partaonan Daulay di Studio TVRI (Dok. MI)
Saleh Partaonan Daulay di Studio TVRI (Dok. MI)


Jakarta, MI — Ketua Komisi VII DPR RI dari Fraksi PAN sekaligus Wakil Ketua Umum DPP PAN, Saleh Partaonan Daulay, menyambut penunjukan TVRI sebagai pemegang hak siar Piala Dunia 2026. Menurutnya, mandat tersebut merupakan kehormatan sekaligus kebanggaan yang harus dijawab dengan kualitas siaran berkelas dunia.

“Penunjukan TVRI sebagai pemegang hak siar Piala Dunia 2026 adalah kehormatan sekaligus kebanggaan. Ini momentum penting bagi TVRI untuk membuktikan kemampuannya menyajikan siaran kelas dunia,” kata Saleh di Jakarta, Senin (29/12/2025).

Saleh mengungkapkan, sejak awal masa kerja Komisi VII DPR RI, pihaknya memang mendorong TVRI untuk terus berbenah dan meningkatkan kualitas siaran. Ia menegaskan, TVRI tidak boleh kalah bersaing dengan stasiun televisi lainnya.

“Di awal periode ini, Komisi VII memang meminta TVRI untuk berbenah. Siarannya tidak boleh kalah dengan TV-TV lain. Bahkan dalam skala tertentu, TVRI harus lebih baik dan unggul,” ujarnya.

Ia menjelaskan, dalam salah satu rapat kerja, Komisi VII DPR RI secara khusus mendorong TVRI agar berupaya memperoleh hak siar Piala Dunia 2026. Meski persaingan mendapatkan hak siar tersebut sangat ketat, TVRI akhirnya berhasil meyakinkan FIFA.

“Ini bukan proses yang mudah karena persaingannya sangat kompetitif. Namun, TVRI mampu membuktikan diri hingga dipercaya FIFA. Saat ini, berbagai aspek teknis dan nonteknis penyiaran Piala Dunia tengah dimatangkan oleh TVRI,” jelas Saleh.

Lebih lanjut, Saleh mengingatkan bahwa mayoritas rakyat Indonesia adalah pencinta sepak bola. Karena itu, penyajian siaran Piala Dunia harus dilakukan secara sungguh-sungguh dengan perencanaan yang matang.

“Siaran Piala Dunia ini harus benar-benar dipersiapkan. Kesalahan dan kekurangan harus diantisipasi sejak dini. TVRI juga perlu membuka diri terhadap saran dan masukan dari berbagai pihak,” katanya.

Ia juga menyinggung kegagalan Tim Nasional Indonesia lolos ke Piala Dunia 2026, yang menurutnya tidak boleh memadamkan semangat pecinta sepak bola Tanah Air.

“Kemarin kita semua berharap timnas bisa masuk Piala Dunia. Sayangnya, kita belum berhasil. Agar semangat itu tetap terpatri, siaran Piala Dunia harus ditata dengan baik dan rapi,” ujar Saleh.

Saleh menegaskan, kepuasan penonton harus menjadi prioritas utama dalam setiap tayangan Piala Dunia 2026 nanti.

“Penonton tidak boleh kecewa. Penonton adalah raja. Mereka layak dilayani dengan tayangan yang baik, rapi, dan berkualitas,” tegasnya.

Meski belum berhasil lolos pada edisi kali ini, Saleh optimistis Indonesia akan mampu menembus Piala Dunia di masa mendatang.

“Kalaupun tidak masuk sekarang, saya yakin di Piala Dunia berikutnya Indonesia akan berhasil. Tidak ada kata tidak mungkin, apalagi dalam dunia sepak bola. Asa dan harapan itu harus terus dijaga agar tetap membara sepanjang masa,” pungkas Saleh Partaonan Daulay

Topik:

TVRI Piala Dunia 2026 Hak Siar DPR RI Komisi VII DPR Saleh Partaonan Daulay PAN Sepak Bola