Rupiah Tergelincir Lagi, Sentuh Rp16.545 per Dolar AS
Jakarta, MI - Nilai tukar rupiah kembali melemah pada awal perdagangan Kamis (8/5/2025), dibuka di level Rp16.545 per dolar Amerika Serikat (AS). Angka ini turun tipis 0,05% dibandingkan penutupan sebelumnya di Rp16.536 per dolar AS.
Tekanan pada rupiah menunjukkan sentimen pasar yang lebih hati-hati terhadap mata uang negara berkembang, akibat kebijakan hawkish The Fed dan ketidakpastian ekonomi global.
Pelemahan rupiah juga sejalan dengan tren mayoritas mata uang Asia pagi ini. Hingga pukul 09.00 WIB, ringgit Malaysia menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam di Asia setelah anjlok 0,62%, disusul won Korea Selatan yang koreksi 0,45% dan peso Filipina yang tertekan 0,31%.
Yuan China juga jatuh 0,12%. Selanjutnya, dolar Taiwan melemah 0,05% dan dolar Hongkong turun tipis 0,03% di pagi ini.
Sementara itu, baht Thailand mencatat penguatan tertinggi di kawasan Asia dengan lonjakan sebesar 0,38%. Disusul oleh yen Jepang yang turut menguat 0,23%, serta dolar Singapura menguat tipis 0,08% terhadap the greenback.
Topik:
rupiah nilai-tukar-rupiah dolar-asBerita Sebelumnya
Cek Rekomendasi Saham Potensial Hari Ini, 8 Mei 2025
Berita Selanjutnya
Revisi Permendag 8/2024 Masih Digodok, Target Rampung Pekan Ini
Berita Terkait
Skandal Sunyi di Balik Rupiah: BPK Ungkap Carut-Marut Pengadaan Kertas Uang BI
30 Januari 2026 02:29 WIB
Rupiah Bermasalah di Dapur Sendiri! Eks Anggota Komisi XI DPR Desak APH Usut Temuan BPK di BI
26 Januari 2026 03:42 WIB
Bank Indonesia Kecolongan? Audit BPK Bongkar Pemborosan, Salah Hitung, dan Celah Keamanan Rupiah
24 Januari 2026 21:38 WIB