DPR Desak Pengusutan Dugaan Keterlibatan Lippo Group Cs di Kasus Mafia Tanah Rugikan Jusuf Kalla
Jakarta, MI - Anggota Komisi II DPR Mardani Ali Sera mendesakan pengusutan dugaan keterlibatan PT Lippo Group hingga PT GTMD dalam kasus lahan milik mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) di kawasan Jalan Metro Tanjung Bunga (GMTD), Makassar, Sulawesi Selatan, yang diduga melibatkan mafia tanah.
"Semua pihak perlu diusut," tegas Mardani, Kamis (6/11/2025).
Dia pun mengaku prihatin dengan kisruh lahan milik JK itu. "Sedih. Tokoh sebesar Pak JK juga kena sengketa," ungkapnya.
Mardani pun menegaskan pentingnya kasus ini dijadikan pelajaran bagi semua pihak agar lebih berhati-hati dalam menjaga dan mengelola lahan. "Jadi pelajaran bagi kita semua menjaga lahan dengan seksama," tegasnya.
Selain itu, ia menilai lembaga peradilan harus lebih cermat dan teliti dalam menilai setiap perkara pertanahan. Menurutnya, situasi ini juga menunjukkan semakin mendesaknya kebutuhan untuk segera melakukan reformasi menyeluruh terhadap manajemen pertanahan di Indonesia. "Kian urgen segera mereformasi manajemen pertanahan kita," ujarnya.
Sebelumnya JK geram atas lahan yang berada di wilayah GMTD, Jalan Metro Tanjung Bunga, miliknya diduga dimainkan mafia tanah di Makassar, Sulsel.
"Jadi itu kebohongan dan rekayasa, itu permainan Lippo, itu ciri Lippo itu. Jadi jangan main-main di sini, Makassar ini!" ujar JK dengan nada tegas saat meninjau langsung lokasi tanahnya, di Makassar, Rabu (5/11/2025).
Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) ini tidak habis pikir ada orang mengklaim lahannya seluas 16,5 hektare itu diketahui penjual ikan (Manjung Ballang). Padahal lahan ini sudah lama dimilikinya.
"Karena yang dituntut itu, siapa namanya (Manjung Ballang). Itu penjual ikan. Masa penjual ikan punya tanah seluas ini," lanjut JK.
JK menegaskan bahwa lahan yang berada di Kawasan pengelolaan PT Gowa Makassar Tourism Development (GMTD) tersebut diklaim telah dibeli dari anak Raja Gowa, kala itu status wilayah masih masuk Kabupaten Gowa, sekarang Kota Makassar.
Soal apakah ada dugaan rekayasa kasus dalam sengketa lahan tersebut dengan melibatkan PT GTMD, PT Lippo Grup serta pihak lain dalam hal ini almarhum Majjung Balla (warga) turut mengklaim lahan itu. JK menduga ada permainan mafia tanah.
Topik:
Jusuf Kalla Mafia Tanah DPR Lippo GroupBerita Sebelumnya
Kementerian PU Serap 138.314 Tenaga Kerja Program Padat Karya
Berita Selanjutnya
Ketua KPU Mochammad Afifuddin Apresisasi Pelantikan TPD Periode 2025-2026
Berita Terkait
Asap Oranye di Pabrik Cilegon, Anggota DPR Desak Investigasi Menyeluruh
3 Februari 2026 14:50 WIB
Misbakhun: Pergantian Pimpinan OJK Momentum Perkuat Tata Kelola dan Stabilitas Pasar
1 Februari 2026 14:53 WIB
Vonis Pagar Laut Cuma Sentuh Kelas Teri, Jejak Korporasi & Aparat Masih Gelap — Penggeledahan Kejagung "Omon-omon"
31 Januari 2026 20:48 WIB
OJK Berguncang: Ketua DK dan Tiga Petinggi Mundur, Ini Respons DPR
31 Januari 2026 08:04 WIB