Danantara Berencana Ajak Menkeu Purbaya ke China untuk Negosiasi Utang Whoosh
Jakarta, MI - Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) berencana mengajak Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa untuk berkunjung ke China dalam rangka negosiasi terkait pembayaran utang Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) atau Whoosh.
CEO BPI Danantara, Rosan Roeslani mengatakan bahwa saat ini pihaknya masih terus melakukan komunikasi dengan Menkeu Purbaya untuk mematangkan rencana negosiasi dengan pihak China tersebut.
"Kita komunikasi terus dengan beliau, dengan Pak Purbaya," kata Rosan, dikutip Kamis (27/11/2025).
Rosan menjelaskan koordinasi antara pihaknya dan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dilakukan untuk memastikan proposal negosiasi yang nantinya akan dibawa ke China sudah tersusun secara matang.
"Kita sedang memastikan bahwa nanti kita ke Tiongkok dengan proposal yang sudah matang," tuturnya.
Lebih lanjut, Rosan mengatakan bahwa pihaknya di BPI Danantara akan mengirimkan tim advance terlebih dahulu untuk melakukan pembahasan awal dengan pihak China. Lalu, puncak pembahasan negosisasi dengan pihak China akan dilakukan oleh dirinya dan Menkeu Purbaya.
"Kita tentunya akan kirim tim advance dulu untuk bicara dengan tim dari Cina itu sudah berjalan. Tapi nanti gongnya mungkin saya dengan Pak Purbaya," ujarnya.
Meski demikian, Rosan masih belum dapat memastikan waktu keberangkatan dirinya dengan Menkeu Purbaya ke China. Ia hanya mengatakan bahwa kunjungan tersebut akan dilakukan secepatnya.
Topik:
Danantara Rosan Roeslani Menkeu Purbaya Negosiasi Utang WhooshBerita Sebelumnya
Kemnaker–JICA Dorong Inovasi Pengantar Kerja Lewat Community of Practice
Berita Selanjutnya
Siklon Tropis Senyar Picu Hujan Ekstrem di Sumut, Ini Penjelasan BMKG
Berita Terkait
OJK-SRO Paparkan Solusi ke MSCI, Fokus Transparansi dan Likuiditas Pasar
2 Februari 2026 22:08 WIB
Pandu Sjahrir soal Saham Gorengan: Jangan hanya Salahkan Pemainnya
2 Februari 2026 12:28 WIB
Pandu Sjahrir: Demutualisasi BEI Tidak Picu Konflik Kepentingan dan Tetap Independen
2 Februari 2026 07:51 WIB