IHSG Diproyeksi Menguat, Investor Perlu Antisipasi Koreksi Jangka Pendek

Dian Ihsan
Dian Ihsan
Diperbarui 12 Februari 2026 6 jam yang lalu
Ilustrasi Bursa Efek Indonesia (BEI). (Foto: Dok. MI)
Ilustrasi Bursa Efek Indonesia (BEI). (Foto: Dok. MI)

Jakarta, MI - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan melanjutkan penguatan pada perdagangan Kamis (12/2/2026). Optimisme ini muncul setelah IHSG pada sesi sebelumnya ditutup melonjak 1,96 persen ke level 8.290, seiring meningkatnya volume pembelian.

Dalam risetnya, MNC Sekuritas menilai penguatan IHSG sejauh ini telah mencapai target minimal yang sebelumnya diproyeksikan. 

"Penguatannya sudah mencapai target minimal yang kami sampaikan," tulis riset dari MNC Sekuritas.

Dalam skenario terbaik (best case), IHSG dinilai masih memiliki ruang untuk melanjutkan kenaikan. Indeks berpeluang bergerak dalam rentang 8.328 hingga 8.440, yang diperkirakan merupakan bagian dari gelombang (wave) (c) dari wave [x].

Meski peluang penguatan masih terbuka, investor tetap diminta mewaspadai potensi koreksi jangka pendek. IHSG diperkirakan berpotensi melemah ke area 8.155–8.239, dengan level support di 7.863 dan 7.712, serta resistance di 8.354 dan 8.517.

Seiring proyeksi penguatan IHSG, MNC Sekuritas juga merekomendasikan sejumlah saham pilihan yang dapat dicermati untuk strategi perdagangan jangka pendek.

  • PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) direkomendasikan buy on weakness

Saham ANTM menguat 2,57 persen ke level 3.990 dengan dukungan volume pembelian. Secara teknikal, ANTM diperkirakan berada pada bagian dari wave c dari wave (b) dari wave [iv]. Area beli disarankan di 3.860–3.970, dengan target harga 4.090 dan 4.290, serta batas kerugian (stop loss) di bawah 3.840.

  • PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) direkomendasikan buy on weakness 

Saham PANI naik 0,46 persen ke level 10.950 meski disertai tekanan jual, namun masih bergerak di atas MA20. PANI diperkirakan berada pada bagian dari wave [i] dari wave 1. Area beli berada di kisaran 9.875–10.800, dengan target harga 12.275 dan 13.250, serta stop loss di bawah 9.300.

  • PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) direkomendasikan buy on weakness

Saham TLKM mencatat kenaikan 3,82 persen ke level 3.530 dan masih didominasi volume pembelian. Saat ini, TLKM diperkirakan berada di awal wave [c] dari wave B. Rekomendasi beli berada di rentang 3.450–3.510, dengan target harga 3.580 dan 3.650, serta stop loss di bawah 3.430.

  • PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) direkomendasikan buy on weakness 

Saham UNVR mengalami koreksi 1,74 persen ke level 2.260 seiring tekanan jual. MNC Sekuritas menilai UNVR berada pada bagian dari wave [iv] dari wave 1. Area beli disarankan di kisaran 2.150–2.250, dengan target harga 2.420 dan 2.600, serta stop loss di bawah 2.070.

Dengan masih terbukanya peluang penguatan IHSG, investor disarankan tetap selektif dan disiplin dalam menerapkan manajemen risiko di tengah potensi volatilitas pasar.

Topik:

ihsg indeks saham emiten