BNPB: 4 Wilayah di Aceh Masih Tanggap Darurat, 14 Lainnya Masuk Fase Transisi

Rolia Pakpahan
Rolia Pakpahan
Diperbarui 10 Januari 2026 11:47 WIB
Status Bencana Aceh Diperpanjang, Empat Daerah Masih Tanggap Darurat (Foto: Tangkapan Layar)
Status Bencana Aceh Diperpanjang, Empat Daerah Masih Tanggap Darurat (Foto: Tangkapan Layar)

Jakarta, MI - Sebanyak empat kabupaten/kota di Aceh masih memperpanjang status tanggap darurat bencana. Keempat daerah tersebut yakni Aceh Tengah, Gayo Lues, Aceh Tamiang, dan Pidie Jaya.

Sementara itu, sebanyak 14 kabupaten/kota lainnya yang terdampak bencana di Aceh telah beralih dari status tanggap darurat ke transisi darurat. Data itu tercatat hingga Jumat (9/1/2026).

“Ini memang daerah-daerah kabupaten yang saat ini masih kita terus fokuskan pemulihan akses jalan darat. Juga distribusi logistik di titik-titik masyarakat yang masih cukup jauh dari posko kabupaten/kota,” jelas Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi (Kapusdatin) BNPB Abdul Muhari dalam keterangannya, dikutip Sabtu (10/1/2026).

Di tingkat provinsi, Abdul menyampaikan bahwa Gubernur Aceh Muzakir Manaf memperpanjang status darurat hingga 14 hari ke depan atau hingga 22 Januari 2026. Perpanjangan status ini dikarenakan masih ada empat daerah yang masih berstatus tanggap darurat.

"Di Aceh ini pencarian korban masih terus dilakukan karena masih diperpanjang status tanggap darurat,” katanya.

Untuk wilayah Sumatera Utara dan Sumatera Barat, Abdul menjelaskan, keduanya telah memasuki fase transisi darurat. Proses pencarian korban telah dihentikan, namun tim SAR masih terus stand by jika ada laporan dari warga terkait korban.

“Artinya, jika ada informasi dari masyarakat, ada informasi lokasi atau posisi yang mungkin diidentifikasi sebagai korban, maka tim SAR akan melakukan pencarian di titik tersebut,” tuturnya. 

Ia menambahkan, status transisi darurat menandakan potensi bencana telah menurun, meskipun dampaknya masih dirasakan. Tahap ini menjadi masa peralihan sebelum masuk ke tahap rehabilitasi dan rekonstruksi, dengan fokus pada stabilisasi dan pemulihan bertahap.

Topik:

tanggap-darurat bencana-sumatera aceh