Berita kebijakan ekonomi Hari Ini Terbaru Terpopuler Terpercaya

Ilustrasi visual yang menggambarkan dugaan konstruksi pertumbuhan ekonomi riil melalui operasi statistik. Timbangan antara ekonomi nominal dan deflator menunjukkan proses penentuan ekonomi riil sebagai nilai residu, sementara grafik pertumbuhan menampilkan lonjakan artifisial dari 4 persen menjadi 6 persen untuk mengejar target riil 5 persen. Kaca pembesar menyoroti besarnya diskrepansi statistik 2022–2023 yang mencapai Rp1.170 triliun, memunculkan tanda tanya atas akurasi data pertumbuhan ekonomi Indonesia. (Dok MI)
Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun (Foto: Dok. MI)