Barantin Siapkan Sistem Layanan Digital untuk Cegah Penyelundupan
Jakarta, MI - Kepala Badan Karantina Indonesia (Barantin) Sahat Manaor Panggabean, mengatakan bahwa saat ini pihaknya tengah menyiapkan layanan sistem digital guna mencegah terjadinya penyelundupan dari luar ke dalam negeri.
"Kita kan sedang membuat sistem layanan secara digital, sehingga nanti semua pemasukan itu harus lengkap semua dokumennya, dan masuk ke sistem layanan digital," katanya saat ditemui Monitorindonesia.com di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (27/6/2024).
Menurutnya isu-isu penyelundupan berupa makhluk hidup seperti hewan, ikan, tumbuhan ataupun barang harus segera ditekan sedini mungkin dengan layanan berbasis digital tersebut.
"Itu sebenarnya clue-nya nanti supaya ke depan itu yang isu-isu penyelundupan itu bisa kita tekan lah," ujarnya.
Sahat menambahkan, nantinya juga akan ditingkatkan pengawasan pemeriksaan terhadap kelengkapan semua dokumen di pelabuhan-pelabuhan dan bandara.
Apabila ditemukan adanya ketidaklengkapan dokumen, lanjut Sahat, maka pihaknya tak akan mengizinkan masuk ke Indonesia.
"Sehingga nanti di alat angkutnya itu di kapal atau pesawat itu juga semua dokumen-dokumen yang diperlukan itu harus lengkap, kalau gak lengkap kita minta jangan masuk ke Indonesia," tegasnya.
Topik:
Badan Karantina Indonesia Penyelundupan Sahat Manaor PanggabeanBerita Sebelumnya
Komisi IV Minta Barantin Tingkatkan Pengawasan untuk Cegah Penyelundupan dari Luar ke Dalam
Berita Selanjutnya
OJK Dituntut Ganti Kerugian Negara Sebesar Rp 400 Miliar
Berita Terkait
Dari Safe House ke Brankas: KPK Sapu Bersih Rp40,5 M Kasus Bea Cukai
7 Februari 2026 02:27 WIB
OTT KPK Bongkar Busuk Pajak–Bea Cukai, MAKI Desak Menkeu Bersih-bersih Total!
5 Februari 2026 13:19 WIB
Kejagung Diminta Gas Pol: Oknum Bea Cukai Diduga Lindungi Jaringan Penyelundupan
4 Februari 2026 20:49 WIB
Dugaan Lindungi Jaringan Ilegal, Kepala Bea Cukai Jakarta Disorot Publik, Kejagung Didesak Bertindak
4 Februari 2026 12:23 WIB