Mendadak, BPS Tunda Rilis Data Kemiskinan dan Ketimpangan
Jakarta, MI - Badan Pusat Statistik (BPS) menunda rilis data mengenai tingkat kemiskinan dan ketimpangan yang semula dijadwalkan pada Selasa (15/7/2025) pukul 11.00 WIB.
Pengumuman penundaan itu disampaikan melalui laman resmi BPS, www.bps.go.id, tanpa penjelasan rinci soal waktu pengganti.
Dalam pernyataan resminya, BPS menyebut bahwa penundaan ini dilakukan demi memastikan ketepatan dan kualitas data, serta sebagai bentuk komitmen untuk menyediakan informasi statistik yang akurat dan terpercaya bagi seluruh pengguna data.
“Dalam rangka memastikan ketepatan dan kualitas data, BPS akan menunda waktu rilis angka kemiskinan dalam beberapa waktu yang akan kami umumkan segera,” demikian isi pengumuman tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, BPS belum memberikan informasi lebih lanjut mengenai kapan data kemiskinan dan tingkat ketimpangan terbaru akan dirilis.
Namun, BPS memastikan bahwa penundaan ini dilakukan demi menjamin akurasi dan integritas data nasional.
Data kemiskinan merupakan indikator penting dalam membaca capaian pembangunan dan efektivitas program pemerintah. Oleh karena itu, akurasi data tersebut sangat krusial bagi pembuat kebijakan, pelaku ekonomi, serta publik secara luas.
Biasanya, BPS merilis data kemiskinan dua kali dalam setahun: pada bulan Januari untuk data kondisi September tahun sebelumnya, dan Juli untuk data kondisi Maret.
Topik:
bps data-kemiskinanBerita Sebelumnya
Kena Pajak 0,5%, Ini Aturan Baru untuk Pedagang Online
Berita Selanjutnya
OJK Terbitkan Aturan Baru Sekuritas, Ini Ketentuannya
Berita Terkait
Jumlah Penduduk Miskin Indonesia Tercatat 23,36 Juta Orang, Mayoritas di Pulau Jawa
5 Februari 2026 16:19 WIB
Pengangguran Indonesia Turun Tipis Jadi 7,35 Juta Orang per November 2025
5 Februari 2026 15:51 WIB