Rupiah Ditutup Melemah ke Rp16.629 per Dolar AS
Jakarta, MI - Nilai tukar rupiah kembali melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada akhir perdagangan Kamis (23/10/2025). Mata uang Garuda ditutup di level Rp16.629 per dolar AS, terkoreksi 44 poin atau 0,27 persen dibandingkan posisi sehari sebelumnya.
Berdasarkan data Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia (BI), kurs acuan rupiah juga melemah ke posisi Rp16.645 per dolar AS.
Pelemahan rupiah sejalan dengan pergerakan sebagian besar mata uang Asia yang juga tertekan oleh penguatan dolar AS.
Peso Filipina tercatat melemah 0,31 persen, yen Jepang turun 0,3 persen, ringgit Malaysia terkoreksi 0,56 persen, dolar Singapura minus 0,08 persen, dan won Korea Selatan turun 0,56 persen.
Senada, mata uang utama negara maju bervariasi. Euro Eropa plus 0,05 persen, franc Swiss turun 0,31 persen, dolar Australia naik 0,49 persen, dan dolar Kanada turun 0,01 persen.
Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong, menilai pelemahan rupiah terhadap dolar AS dipengaruhi oleh ekspektasi pasar terhadap potensi penurunan suku bunga BI.
"BI mensinyalkan bahwa masih banyak ruang untuk pemangkasan suku bunga," ujar Lukman.
Topik:
rupiah nilai-tukar-rupiah dolar-asBerita Sebelumnya
Purbaya Telisik Dugaan Permainan Bunga di Balik Dana Pemda Mengendap Rp234 Triliun
Berita Selanjutnya
Empat Hari Turun, Harga CPO Terdampak Permintaan Global yang Tak Pasti
Berita Terkait
Skandal Sunyi di Balik Rupiah: BPK Ungkap Carut-Marut Pengadaan Kertas Uang BI
30 Januari 2026 02:29 WIB
Rupiah Bermasalah di Dapur Sendiri! Eks Anggota Komisi XI DPR Desak APH Usut Temuan BPK di BI
26 Januari 2026 03:42 WIB
Bank Indonesia Kecolongan? Audit BPK Bongkar Pemborosan, Salah Hitung, dan Celah Keamanan Rupiah
24 Januari 2026 21:38 WIB