Profil Hasan Fawzi, Pengganti Inarno Djajadi sebagai Kepala Pengawas Pasar Modal OJK

Dian Ihsan
Dian Ihsan
Diperbarui 1 Februari 2026 15:27 WIB
Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Hasan Fawzi. (Foto: Dok. OJK)
Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Hasan Fawzi. (Foto: Dok. OJK)

Jakarta, MI - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menunjuk pejabat baru untuk mengisi sejumlah posisi kosong di jajaran Dewan Komisioner. Keputusan ini ditetapkan dalam Rapat Dewan Komisioner OJK yang berlangsung di Jakarta pada Sabtu (31/1/2026).

Dalam rapat tersebut, Hasan Fawzi ditunjuk menjadi Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK yang sebelumnya dijabat oleh Inarno Djajadi. Sebelumnya, Hasan menjabat sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto.

Selain itu, OJK juga mengamanahkan Friderica Widyasari Dewi sebagai Ketua dan Wakil Dewan Komisioner OJK yang baru menggantikan Mahendra Siregar dan MIrza Adityaswara

OJK menyatakan bahwa seluruh penunjukan pejabat pengganti tersebut berlaku efektif mulai 31 Januari 2026.

"Penunjukan anggota Dewan Komisioner pengganti dilakukan sesuai dengan mekanisme yang diatur dalam Peraturan Dewan Komisioner OJK dan merupakan bagian dari upaya menjaga stabilitas organisasi agar fungsi dan tugas OJK tetap berjalan optimal," tulis OJK dalam siaran persnya, Sabtu (31/1/2026).

Profil pendidikan dan perjalanan karier Hasan Fawzi

Hasan Fawzi lahir di Purwakarta pada 27 April 1970. Ia menempuh pendidikan Sarjana Teknik di Institut Teknologi Bandung (ITB) dan lulus pada 1993. Selanjutnya, Hasan meraih gelar Master of Business Administration (MBA) dari Université Pierre Mendès France, Grenoble.

Pada 2008, ia kembali melanjutkan pendidikan dan memperoleh gelar Magister Manajemen (MM) dari Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia.

Karier profesional Hasan Fawzi dimulai di PT Kliring Depositori Efek Indonesia (KDEI) pada 1993 hingga 1997, dengan jabatan terakhir sebagai Kepala Departemen Pengembangan Sistem.

Setelah itu, ia bergabung dengan PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI) dan menjabat sebagai Kepala Divisi Teknologi Informasi selama periode 1997–2008.

Kemudian, perjalanan kariernya berlanjut sebagai Direktur PT Penilai Harga Efek Indonesia (PHEI) pada 2008–2012. Hasan juga pernah menjabat sebagai Direktur Utama KPEI selama dua periode, yakni 2012–2015 dan 2015–2018.

Pada 2018–2022, Hasan dipercaya sebagai Direktur Pengembangan Bursa Efek Indonesia (BEI).

Selain itu, ia juga memiliki pengalaman sebagai komisaris, antara lain Komisaris Utama PT PEFINDO Biro Kredit (2022–2023), Komisaris Utama dan Komisaris Independen PT RHB Sekuritas Indonesia (2022–2023), serta Komisaris Independen PT Merdeka Battery Materials Tbk pada 2023.

Topik:

hasan-fawzi ojk inarno-djajadi