IHSG Berpeluang Rebound dalam Jangka Pendek

Dian Ihsan
Dian Ihsan
Diperbarui 3 Februari 2026 09:29 WIB
Ilustrasi saham. (Foto: Dok MI)
Ilustrasi saham. (Foto: Dok MI)

Jakarta, MI -  Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terkoreksi 4,88 persen dan ditutup di level 7.922 pada Senin (2/2/2026). Tekanan jual mendominasi perdagangan, namun koreksi ini belum sepenuhnya menutup peluang terjadinya IHSG rebound dalam jangka pendek.

Pada perdagangan Selasa, 3 Februari 2026, IHSG diperkirakan bergerak di area support 7.654–7.481, dengan level resistance di kisaran 8.094–8.318. 

Mencermati pergerakan tersebut, MNC Sekuritas merekomendasikan beberapa saham pilihan yang dapat dicermati investor.

Saham Adaro Andalan Indonesia (AADI) direkomendasikan speculative buy pada rentang harga Rp7.950–8.000 per saham, dengan target harga Rp8.150–8.350 dan batas kerugian (stop loss) di Rp7.825.

Selanjutnya, Vale Indonesia (INCO) disarankan buy on weakness di kisaran Rp5.100–5.525 per saham, dengan target harga Rp6.425–6.850 serta stop loss di Rp4.960.

Untuk saham Jasa Marga (JSMR), MNC Sekuritas merekomendasikan buy on weakness pada harga Rp3.570–3.600 per saham, dengan target Rp3.650–3.680 dan stop loss di Rp3.560.

Sedangkan saham Super Bank Indonesia (SUPA) disarankan sell on strength apabila bergerak di kisaran Rp865–890 per saham.

Topik:

ihsg ihsg-rebound