IHSG Tergelincir 2,08% ke Level 7.935, Mayoritas Saham Melemah

Dian Ihsan
Dian Ihsan
Diperbarui 6 Februari 2026 1 hari yang lalu
Ilustrasi papan pergerakan saham Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta. (Foto: Dok MI)
Ilustrasi papan pergerakan saham Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta. (Foto: Dok MI)

Jakarta, MI - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) gagal mempertahankan penguatan hingga penutupan perdagangan Jumat (6/2/2026). Berdasarkan data RTI, IHSG ditutup melemah tajam 168,61 poin atau 2,08% ke posisi 7.935,26.

Sepanjang perdagangan, indeks bergerak fluktuatif di kisaran 7.761,68 hingga 8.025,14 sebelum akhirnya berakhir di zona merah. Tekanan jual terlihat dominan, tercermin dari pergerakan mayoritas saham yang ditutup melemah.

Pada penutupan hari ini, sebanyak 646 saham terkoreksi, hanya 107 saham yang menguat, dan 68 saham lainnya stagnan. 

Aktivitas transaksi tercatat cukup ramai dengan volume perdagangan mencapai 35,37 miliar saham dan frekuensi 2.246.096 kali transaksi. Nilai transaksi tercatat sebesar Rp19,64 triliun, sedangkan kapitalisasi pasar mencapai Rp14.369 triliun.

Di jajaran saham yang mengalami penurunan terdalam (top losers), antara lain PT Minna Padi Investama Sekuritas Tbk (PADI) memimpin dengan koreksi 15% ke level Rp85. Selanjutnya, PT Multi Makmur Lemindo Tbk (PIPA) turun 14,94% ke Rp131, serta PT Arkora Hydro Tbk (ARKO) yang merosot 14,93% ke posisi Rp6.125.

Sementara itu, saham-saham yang mencatatkan kenaikan tertinggi (top gainers), di antaranya PT Nusantara Almazia Tbk (NZIA) yang melonjak 34,78% ke Rp248, PT Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari Tbk (ELPI) yang melesat 24,82% ke Rp1.710, dan PT Lion Metal Works Tbk (LION) yang naik 24,49% ke Rp605.

Dari sisi nilai transaksi, saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) menjadi yang paling aktif diperdagangkan dengan nilai transaksi mencapai Rp1,47 triliun. Lalu dilanjutkan saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) mencatatkan transaksi sebesar Rp1,39 triliun, dan disusul PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dengan nilai transaksi Rp1,35 triliun.

Topik:

ihsg ihsg-turun ihsg-melemah