Pemerintah Tebar Diskon Transportasi Lebaran 2026, Menkeu Purbaya Beberkan Tujuannya

Dian Ihsan
Dian Ihsan
Diperbarui 12 Februari 2026 3 jam yang lalu
Ilustrasi arus mudik lebaran. (Foto: Dok Istimewa)
Ilustrasi arus mudik lebaran. (Foto: Dok Istimewa)

Jakarta, MI - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan kebijakan pemberian diskon transportasi pada periode libur lebaran 2026 bertujuan untuk mendorong pergerakan ekonomi nasional.

Menurut Purbaya, insentif tersebut dirancang agar meningkatkan mobilitas masyarakat, yang pada akhirnya berdampak pada pertumbuhan ekonomi.

"Kami memberikan diskon agar bisa menggerakkan perekonomian," ucap Purbaya di Jakarta, Kamis (12/2/2026).

Dia menjelaskan, stimulus ini merupakan kelanjutan dari kebijakan serupa pada periode hari liburan lebaran tahun sebelumnya yang terbukti efektif. 

Pada libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, diskon transportasi mendorong peningkatan mobilitas dan kunjungan wisata, sehingga berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi kuartal IV 2025 yang mencapai 5,39 persen.

Dengan tren tersebut, pemerintah memproyeksikan pertumbuhan ekonomi pada kuartal I 2026 dapat mencapai sekitar 5,6 persen.

"Kalau kuartal I, proyeksinya kira-kira 5,6 persen," jelas Purbaya.

Rincian tarif diskon transportasi lebaran 2026

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto merinci bentuk diskon transportasi yang akan diberikan pemerintah selama periode Lebaran 2026. 

Untuk penerbangan domestik kelas ekonomi, pemerintah memberikan diskon tiket sebesar 17–18 persen yang berlaku pada 14–29 Maret 2026, dengan target 3,3 juta penumpang.

Pada sektor angkutan laut, diskon jasa kepelabuhanan penyeberangan diberikan hingga 100 persen selama 12–31 Maret 2026, dengan target 945.000 unit kendaraan dan 2,4 juta penumpang.

Selain itu, tarif kapal penumpang juga mendapat potongan harga sebesar 30 persen pada periode 11 Maret–5 April 2026, dengan target 445.000 penumpang.

Untuk moda transportasi kereta api, pemerintah menetapkan diskon tarif sebesar 30 persen yang berlaku pada 14–29 Maret 2026, dengan target 1,2 juta penumpang.

“Dalam rangka libur hari besar nasional, pemerintah memberikan stimulus ekonomi berupa diskon transportasi dengan total anggaran Rp911,16 miliar yang bersumber dari APBN dan non-APBN,” ujar Airlangga.

Guna mendukung kelancaran arus mobilitas masyarakat, pemerintah juga menerapkan kebijakan Work From Anywhere (WFA) bagi aparatur sipil negara (ASN) dan pekerja swasta pada 16, 17, 25, 26, dan 27 Maret 2026.

Airlangga menambahkan, kebijakan WFA dan diskon transportasi pada periode sebelumnya terbukti meningkatkan pergerakan masyarakat serta aktivitas pariwisata, yang pada akhirnya memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi nasional.

Topik:

diskon-transportasi-lebaran-2026 diskon-transportasi-lebaran mudik-lebaran-2026 menkeu-purbaya pertumbuhan-ekonomi