Ismail Haniyeh Tewas Dibunuh, Iran Janji Bakal Hukum Israel
Jakarta, MI - Penjabat menteri luar negeri Iran menegaskan kembali tekad negaranya, untuk menghukum Israel atas pembunuhan pemimpin tinggi Hamas Ismail Haniyeh di Teheran, pada Rabu (31/7/2024).
"Republik Islam Iran akan menghukum Israel dengan tindakan yang sah dan tegas," kata Menlu Ali Bagheri Kani, menurut pernyataan yang dirilis oleh Kementerian Luar Negeri Iran, Senin (12/8/2024).
Ia tidak mengungkapkan secara spesifik, tentang skala potensial atau waktu pembalasan yang direncanakan.
Bagheri menyampaikan pernyataan tersebut, selama panggilan telepon dengan Menteri Luar Negeri Belgia Hadja Lahbib.
Ia menekankan bahwa tanggapan Iran, akan sejalan dengan upaya mempertahankan keamanan nasional, integritas teritorial, dan kedaulatannya, serta berdasarkan hukum internasional, norma global, dan Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa.
Pernyataan tersebut, menambah serangkaian pernyataan dari pejabat Iran yang mengatakan, bahwa balas dendam atas pembunuhan kepala politik Hamas Ismail Haniyeh tidak dapat dihindari.
Haniyeh berada di ibu kota Iran, untuk menghadiri pelantikan Presiden Masoud Pezeshkian, ketika ia tewas akibat serangan di wisma tamunya tadi malam. Israel tidak membenarkan atau membantah bertanggung jawab atas kematiannya.
Topik:
Ismail Haniyeh Tewas Dibunuh Iran Israel Pemimpin HamasBerita Sebelumnya
Prancis dalam Peringatan Gelombang Panas
Berita Terkait
Wakil Ketua Komisi I DPR Dukung Pelaporan Israel atas Dugaan Genosida, Sukamta: “Bagus Itu”
5 Februari 2026 20:49 WIB
Indonesia Laporkan Netanyahu ke Kejagung RI atas Dugaan Genosida di Palestina
5 Februari 2026 18:02 WIB
Koalisi Sipil Seret Israel ke Kejagung: Genosida Gaza Ditantang Diusut Hukum Indonesia
5 Februari 2026 16:28 WIB