Kejagung Yakin Ada Keterkaitan PT GoTo dengan Kasus Laptop Chromebook
Jakarta, MI- Kejaksaan Agung (Kejagung) meyakini ada keterkaitan PT Gojek Tokopedia Tbk (GoTo) dengan kasus dugaan korupsi pengadaan laptop berbasis chromebook di Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek).
Adapun penyidik Kejagung telah melakukan penggeledahan di kantor PT GoTo yang berada di kawasan Blok M, Jakarta Selatan, pada Selasa (8/7/2025). Penyidik berhasil menyita sejumlah dokumen dan barang bukti elektronik berupa flashdisk dari penggeledahan tersebut.
Kapuspenkum Kejagung, Harli Siregar mengatakan bahwa penyidik pastinya memiliki alasan penting dalam menggeledah suatu lokasi. Ia mengatakan bahwa penggeledahan tersebut pastinya memiliki keterkaitan dengan kasus dugaan korupsi yang tengah di tangani Kejagung.
“Saya meyakini bahwa tentu ada urgensi (penggeledahan di GoTo), ada hal-hal keterkaitan,” kata Harli, Selasa (15/7/2025).
Meski demikian, Harli tidak menjelaskan lebih lanjut keterkaitan PT GoTo dengan kasus dugaan korupsi pengadaan laptop chromebook tersebut.
“Sehingga, penyidik sesuai kewenangannya, merasa perlu harus melakukan itu (penggeledahan di GoTo),” tuturnya.
Lebih lanjut, Harli menjelaskan bahwa hasil penggeledahan di kantor PT GoTo tersebut juga akan dikonfirmasi kepada Nadiem Makarim yang tengah diperiksa penyidik hari ini.
“Itu menjadi bahan konfirmasi kepada yang bersangkutan (Nadiem) atau kepada pihak manapun,” ujarnya.
Diberitakan sebelumnya, penyidik Kejagung telah melakukan penggeledahan di kantor PT. Gojek Tokopedia TBK (GOTO) pada Selasa (8/7/2025). Penggeledahan itu terkait dengan kasus dugaan korupsi pengadaan laptop berbasis chromebook di Kemendikbudristek yang tengah diusut Kejagung.
Kapuspenkum Kejagung, Harli Siregar mengatakan bahwa penyidik berhasil menyita sejumlah dokumen dan barang bukti elektronik berupa flashdisk dari penggeledahan tersebut.
"Barang-barang apa yang dilakukan penyitaan itu dapat kami sampaikan ada berupa dokumen atau surat dan barang bukti elektronik berupa flashdisk," ungkapnya.
Sebagai informasi, penyidik Kejagung telah menaikan kasus dugaan korupsi pengadaan laptop berbasis chromebook di Kemendikbudristek tersebut ketahap penyidikan pada Selasa (20/5/2025).
Dalam pengusutan kasus ini, penyidik Kejagung telah memeriksa sejumlah saksi dan menggeledah sejumlah tempat terkait kasus dugaan korupsi di Kemendikbudristek ini. Termasuk memeriksa eks Mendikbudristek Nadiem Makarim dan beberapa mantan Stafsusnya.
Topik:
Kejagung PT GoTo Kemendikbudristek Laptop ChromebookBerita Terkait
Korupsi Pajak Djarum Menggantung: Kejagung Masih Tunggu Audit BPKP, Uang Negara Nasibnya di Ujung Kalkulator
17 jam yang lalu
Nama Anggota DPR Syaiful Huda Muncul di Sidang Korupsi Chromebook, Kejagung Didesak Perluas Penyidikan
4 Februari 2026 22:37 WIB
Pejabat Kemendikbudristek Ngaku Terima Uang dari Vendor Chromebook, Namun Tak Jadi Tersangka, Kok Bisa?
4 Februari 2026 16:13 WIB
Pakar Hukum Soroti Dugaan Oknum Kejagung Minta Rp1,5 Miliar ke Pejabat Kemnaker terkait Pemerasan K3
4 Februari 2026 13:32 WIB