Bauran Energi 2025 Meleset, DPR Minta ESDM Evaluasi Total
Jakarta, MI - Target bauran energi terbarukan kembali meleset pada 2025. Capaian yang seharusnya menjadi tonggak penting transisi energi justru menunjukkan persoalan serius dalam perencanaan dan pelaksanaannya.
Anggota Komisi XII DPR RI, Ratna Juwita Sari, menilai kinerja Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) belum mencerminkan keseriusan untuk mengejar target nasional. Meski pemerintah melaporkan peningkatan bauran energi terbarukan menjadi 15,75 persen pada 2025, angka tersebut masih tertinggal dari target Kebijakan Energi Nasional (KEN) yang direvisi ke kisaran 17–19 persen.
“Ini bukan soal selisih tipis. Kalau targetnya 17 sampai 19 persen tapi realisasinya hanya 15,75 persen, artinya ada persoalan mendasar dalam perencanaan dan eksekusi transisi energi,” ujar Ratna di Jakarta, Senin (19/1/2026).
Ia mengingatkan, tren peningkatan dari 14,65 persen pada 2024 ke 15,75 persen di 2025 belum cukup untuk mengejar ketertinggalan. Apalagi, dari sisi kapasitas terpasang, penambahan pembangkit energi terbarukan sepanjang 2025 hanya sekitar 1,3 gigawatt dari total sekitar 14,3 gigawatt pada tahun sebelumnya.
Menurut Ratna, laju pertumbuhan tersebut jauh dari memadai untuk mengejar target bauran energi dalam waktu yang semakin terbatas.
“Kalau penambahan kapasitasnya seperti ini, jangan heran kalau target terus meleset. Kita butuh perubahan pendekatan, percepatan proyek, dan kepastian kebijakan,” tegasnya.
Ia menilai kegagalan mencapai target 2025 harus menjadi alarm keras bagi pemerintah agar tidak mengulang kesalahan pada 2026. Ratna mendesak Kementerian ESDM melakukan evaluasi menyeluruh, mulai dari perencanaan, regulasi, hingga skema pembiayaan energi terbarukan.
“Bauran energi bukan sekadar angka di atas kertas. Ini menyangkut komitmen transisi energi, ketahanan energi nasional, dan kredibilitas Indonesia di mata publik maupun dunia internasional,” ujarnya.
Ratna menambahkan, Komisi XII DPR RI akan terus mengawal kebijakan energi nasional agar target bauran energi terbarukan tidak kembali menjadi janji yang gagal diwujudkan.
Topik:
bauran energi energi terbarukan Komisi XII DPR Kementerian ESDMBerita Terkait
Kepung Tiga Kementerian, Bongkar Dugaan Mafia Tambang PT GMS: Syahbandar Disorot, RKAB Diminta Diharamkan
13 jam yang lalu
APTI Desak Dirjen Minerba Hentikan RKAB PT WIN: Negara Jangan Legalkan Tambang di Atas Konflik Warga Torobulu
1 Februari 2026 14:18 WIB
Harga Minyak Dunia Melemah, DPR Tekankan Pentingnya Ketahanan Energi Nasional
27 Januari 2026 10:49 WIB