Usai Banjir Terjang Guci, Mensesneg Dalami Dugaan Penebangan Hutan

Rolia Pakpahan
Rolia Pakpahan
Diperbarui 19 Februari 2026 8 jam yang lalu
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi (Foto: Dok MI)
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi (Foto: Dok MI)

Jakarta, MI - Pemerintah mulai menelusuri penyebab banjir bandang yang menerjang objek wisata Guci, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah. 

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi memastikan akan dilakukan pendalaman menyeluruh. Ia juga meminta Kementerian Kehutanan (Kemenhut) untuk melakukan review terhadap kondisi kawasan hulu di Guci.

Langkah tersebut diambil menyusul dugaan kuat adanya aktivitas penebangan hutan di wilayah hulu yang diduga memperparah dampak banjir bandang.

"Kami meminta dari Kementerian Kehutanan untuk juga melakukan review di wilayah sekitar tempat wisata Guci di Kabupaten Tegal itu," kata Prasetyo di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (18/2/2026).

Ia menyebut bahwa koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Pemerintah Kabupaten Tegal terus berjalan, mengingat tim investigasi daerah sudah mulai bekerja di lapangan.

"Sudah ada tim investigasinya juga sudah ada ya, baik dari apa, pemerintah provinsi maupun pemerintah kabupaten, saya juga sudah berkoordinasi," ujar Prasetyo.

Evaluasi tersebut dinilai penting untuk memetakan apakah kerusakan hutan menjadi faktor utama pemicu banjir, seperti yang terjadi pada bencana di sejumlah provinsi di Sumatera.

"Ya nanti kita coba lihat kalau ini seperti apa kondisinya. Sama seperti yang di tiga provinsi di Sumatera kan prosesnya juga seperti itu," pungkasnya.

Topik:

banjir-tegal penebangan-hutan