Tanggap Darurat Longsor Cisarua Berakhir, 80 Orang Tewas

Rolia Pakpahan
Rolia Pakpahan
Diperbarui 7 Februari 2026 8 jam yang lalu
Tanggap Darurat Longsor Cisarua Bandung Barat Berakhir (Foto: Ist)
Tanggap Darurat Longsor Cisarua Bandung Barat Berakhir (Foto: Ist)

Bandung Barat, MI - Status tanggap darurat bencana longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, resmi berakhir pada Jumat (6/2/2026) setelah 14 hari penanganan intensif. Selama masa itu, tercatat 80 korban jiwa dan 48 rumah rata dengan tanah akibat longsor yang terjadi pada Sabtu (24/1/2026) lalu.

Bencana ini meninggalkan duka mendalam bagi warga setempat. Selain korban jiwa, puluhan rumah rusak parah dan tertimbun material tanah.

"Status tanggap darurat secara resmi berakhir pada hari ini, 6 Februari 2026, sesuai dengan keputusan Bupati Bandung Barat," ujar SAR Mission Coordinator (SMC), Ade Dian Permana dikutip Jumat (6/2/2026).

Hingga hari ke-14 operasi, tim SAR gabungan telah menemukan dan mengevakuasi 94 bodypack dari target 80 korban dalam daftar pencarian. Seluruh bodypack kemudian diserahkan ke posko Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jabar untuk proses identifikasi.

Menurut rilis resmi DVI Polri pada 6 Februari 2026 pukul 14.00 WIB, sebanyak 74 korban telah berhasil diidentifikasi dari 77 bodypack yang diperiksa.

"Untuk body pack lainnya masih dalam proses identifikasi lanjutan," katanya.

Meskipun status tanggap darurat longsor Cisarua telah dicabut, operasi pencarian korban tetap berjalan. Saat ini pencarian memasuki fase transisi, dari tanggap darurat menuju pemulihan dengan pola operasi SAR terbatas.

Basarnas bersama unsur gabungan tetap siaga mendampingi proses rehabilitasi dan rekonstruksi di lapangan. Jika terdapat informasi atau indikasi baru terkait penemuan korban, tim akan segera menindaklanjutinya.

Ade Dian menyampaikan bahwa operasi pencarian dilakukan secara maksimal dengan melibatkan lebih dari 3.100 personel gabungan. 

Selain tenaga manusia, tim juga menggunakan alat berat, ambulans, drone, serta unit K9 untuk mendukung pencarian di seluruh sektor terdampak.

"Luas area pencarian yang mencapai 15,7 hektare, kondisi medan yang masih labil, serta dinamika cuaca menjadi tantangan utama bagi tim gabungan di lapangan," tuturnya.

Meskipun status tanggap darurat longsor telah resmi berakhir, fase pemulihan pun dimulai. Namun, upaya pencarian dan identifikasi korban tetap dilanjutkan hingga seluruh proses rampung.

Topik:

longsor-cisarua bandung-barat status-tanggap-darurat