Profil PT Acset Indonusa Tbk, Anak Usaha Astra Group yang Disorot Terkait Korupsi Tol MBZ
Jakarta, MI - Pakar hukum pidana Universitas Bung Karno (UBK), Kurnia Zakaria, mendesak Kejaksaan Agung (Kejagung) membuka penyidikan baru untuk mengusut tuntas dugaan korupsi yang melibatkan dua anak usaha Astra Group, yakni PT Acset Indonusa Tbk (ACSET) dan PT Pamapersada Nusantara (PAMA).
Menurut Kurnia, penyidikan lanjutan diperlukan untuk mengungkap secara jelas pihak-pihak yang diduga bertanggung jawab dan hingga kini belum tersentuh hukum.
"Agar jelas siapa saja pelakunya yang hingga kini belum tersentuh hukum. Kesaksian bos Astra Group, Djony Bunarto Tjondro mutlak diperlukan. Tidak menutup kemungkinan dia mengetahui rasuah yang menyeret anak perusahaannya," ujar Kurnia kepada Monitorindonesia.com, Kamis (11/12/2025).
ACSET terseret dalam pusaran kasus dugaan korupsi pembangunan tol Jakart-Cikampek II (elevated) atau Tol Sheikh Mohamed Bin Zayed (MBZ).
Dalam perkara tersebut, PT Acset didakwa menerima aliran dana sebesar Rp179,99 miliar. Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Agung, Widya Sihombing, menyebut dana tersebut diterima melalui kerja sama operasi (KSO) Waskita-Acset bersama para terpidana lain, yakni Dono Parwoto, Djoko Dwijono, Yudhi Mahyudin, Toni Sihite, dan Sofiah Balfas.
"Uang diterima dalam pekerjaan pembangunan (design and build) jalan Tol Jakarta - Cikampek II Elevated Ruas Cikunir sampai dengan Karawang Barat (Stationing/STA 9+500 sampai STA 47+500)," ujar JPU dalam sidang pembacaan surat dakwaan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Senin (27/10/2025).
Jaksa menilai perbuatan tersebut telah memperkaya korporasi dan menimbulkan kerugian keuangan negara dengan total Rp510,08 miliar.
Adapun rincian kerugian negara meliputi Rp347,79 miliar akibat kekurangan volume pada pekerjaan struktur beton, Rp19,54 miliar akibat kekurangan mutu slab beton, serta Rp142,75 miliar akibat kekurangan volume pada pekerjaan steel box girder atau balok kotak baja.
JPU menjelaskan kerugian itu sesuai dengan Laporan Hasil Audit Penghitungan Kerugian Keuangan Negara atas dugaan Tindak Pidana Korupsi pada Pekerjaan Pembangunan (Design and Build) Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Elevated Ruas Cikunir sampai dengan Karawang Barat (STA 9+500 sampai STA 47+500) Termasuk On/Off Ramp pada Simpang Susun Cikunir dan Karawang Barat.
"Laporan diperiksa oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) dengan nomor PE.03/R/S-1400/D5/01/2023 pada tanggal 29 Desember 2023," kata JPU.
Atas perbuatannya, PT Acset didakwa melanggar Pasal 2 ayat (1) atau Pasal 3 juncto Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.
Profil PT Acset Indonusa Tbk
PT Acset Indonusa Tbk (ACSET) merupakan salah satu anak usaha Astra Group yang berger profiling di bidang jasa konstruksi dan telah tercatat di Bursa Efek Indonesia. Perusahaan ini mulai beroperasi sejak 1995 dan awalnya dikenal sebagai spesialis pekerjaan pondasi.
Seiring waktu, ACSET memperluas kompetensinya ke berbagai lini konstruksi, mulai dari pembongkaran sistematis, pembangunan gedung bertingkat tinggi, pekerjaan sipil, hingga bidang infrastruktur di tanah air.
Saat ini, PT Acset Indonusa Tbk berada di bawah naungan PT Astra International Tbk melalui anak usahanya, PT United Tractors Tbk. Selaras dengan semangat dan cita-cita Astra Group sebagai aset bagi bangsa yang terus berpacu mencapai keunggulan, ACSET terus menghadapi tantangan-tantangan dalam bidang jasa konstruksi, serta terus berkembang secara aktif untuk berkontribusi demi kemakmuran bangsa melalui pembangunan unggul yang berkualitas dan aman.
Dalam perjalanan bisnisnya, ACSET telah mengerjakan berbagai proyek pembangunan prestisius di berbagai penjuru negeri. Perusahaan ini berani menghadapi setiap tantangan dan berinovasi dalam bidang pembangunan dengan terus mengedepankan kualitas, keselamatan kerja, serta ketepatan waktu penyelesaian.
Integritas dan komitmen ACSET untuk menjadi perusahaan konstruksi terbaik didukung visinya memberikan layanan konstruksi terpadu bagi para pelanggannya. Hal ini merupakan kunci utama yang memacu perusahaan untuk terus melakukan gebrakan signifikan melalui inovasi dari waktu ke waktu. Hal ini juga selaras dengan semangat PT Acset Indonusa Tbk yang aktif mengupayakan diversifikasi serta mengedepankan prinsip rantai nilai (value chain) secara internal di dalam perusahaan maupun eksternal ke Grup Astra.
Topik:
pt-acset-indonusa-tbk astra-group korupsi korupsi-tol-mbz kejagungBerita Selanjutnya
Menaker Umumkan UMP 2026 Hari Ini, Sinyal Skema Kenaikan Baru
Berita Terkait
Gaji Rp50 Juta, Aset Miliaran: Kesaksian Sidang Tipikor Surabaya Bongkar Dugaan Penyimpangan Dana Hibah Jatim
10 jam yang lalu
Korupsi Pajak Djarum Menggantung: Kejagung Masih Tunggu Audit BPKP, Uang Negara Nasibnya di Ujung Kalkulator
16 jam yang lalu