Hati-hati! QRIS Palsu Bisa Buat Rekening Ludes

Rolia Pakpahan
Rolia Pakpahan
Diperbarui 30 Desember 2025 14:17 WIB
Waspada QRIS Palsu (Foto: Is)
Waspada QRIS Palsu (Foto: Is)

Jakarta, MI - Modus penipuan keuangan semakin canggih dan marak terjadi, salah satunya dengan menggunakan kode QR palsu yang menjerat para korbannya.

Cara kerjanya, saat korban memindai (scan) QR tersebut, rekening mereka bisa langsung terdebit habis. Penipu membuat kode QR palsu yang meniru identitas pedagang, jenis barang, dan jumlah transaksi asli, sehingga korban tidak menyadari sedang bertransaksi dengan pihak penipu.

Sebelumnya, Bank Indonesia sudah pernah mengingatkan masyarakat terkait potensi risiko ini. Deputi Gubernur Bank Indonesia, Filianingsih Hendarta, menekankan bahwa sistem QRIS telah dibangun dengan standar keamanan nasional dan mengacu pada praktik terbaik global.

"QRIS keamanannya itu tanggung jawab bersama. BI, ASPI [Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia] dan pelaku industri PJP [Perusahaan Jasa Penilai] selalu melakukan sosialisasi dan edukasi terkait keamanan transaksi QRIS kepada para merchant," katanya.

Menurut Filianingsih, peredaran QRIS palsu harus ditangani secara bersama-sama. Pedagang memiliki tanggung jawab untuk memastikan gambar QRIS yang mereka gunakan berada di bawah pengawasan mereka.

Selain itu, pedagang wajib memantau seluruh proses transaksi menggunakan QRIS, baik melalui scan gambar maupun mesin EDC.

Kemudian, Mereka juga perlu memeriksa status setiap pembayaran, misalnya dengan memastikan notifikasi transaksi telah diterima.

Namun, tanggung jawab ini tidak hanya berada pada pedagang. Pembeli juga memiliki peran penting untuk membantu mencegah dan menanggulangi penipuan QRIS.

Ia menekankan bahwa pembeli perlu memastikan QRIS yang mereka pindai benar-benar sesuai dengan identitas merchant.

"Namanya benar, jangan misalnya yayasan apa, tetapi namanya toko onderdil. Tidak pas," jelasnya.

"Di BI dan ASPI kita selalu melakukan pengawasan terhadap PJP QRIS dan terhadap perlindungan konsumen. Jadi itu tanggung jawab kita bersama," pungkasnya.

Topik:

qris penipuan-qris modus-penipuan bank-indonesia