Menkeu Purbaya Peringatkan Keras Jajaran Kemenkeu, Tak Ada Toleransi untuk Korupsi
Jakarta, MI - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melayangkan peringatan keras kepada seluruh jajaran Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menyusul penangkapan sejumlah pejabat oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Dia menegaskan tidak akan memberi ruang sedikit pun bagi praktik penyimpangan di lingkungan Kemenkeu.
Purbaya secara khusus menyoroti Direktorat Jenderal Pajak dan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, dua unit strategis yang kerap menjadi sorotan publik akibat berulangnya kasus korupsi.
"Pokoknya akhir tahun saya tidak mau lagi mendengar kata ‘kebocoran’ dari Presiden," tegas Purbaya usai pelantikan sejumlah pejabat di lingkungan Kemenkeu, Jakarta, seperti dikutip Minggu (8/2/2026).
Pada kesempatan itu, pria yang sempat menjadi Kepala Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) itu menekankan bahwa pimpinan yang lalai mengawasi bawahannya akan dimintai pertanggungjawaban, bahkan berujung pada pencopotan jabatan.
Dia menyebutkan, jika terbukti ada tersangka hingga level satu di bawah pimpinan, maka evaluasi akan dilakukan hingga ke jenjang atas.
"Kalau sampai tersangka betul sampai level satu di bawah pimpinannya, kita akan ganti terus sampai ke atas," ungkap dia.
Menurut Purbaya, berulangnya kasus korupsi di sektor pajak dan cukai merupakan alarm serius bahwa pembenahan harus dilakukan secara menyeluruh dan konsisten.
Purbaya juga meminta para pejabat yang baru dilantik untuk aktif mengawasi kinerja dan integritas anak buahnya. Purbaya menolak alasan tidak tahu karena jarak struktural dalam organisasi.
"Tidak bisa lagi ada alasan, saya tidak tahu karena itu terlalu jauh di bawah saya. Pengawasan adalah tanggung jawab pimpinan. Kalau ini terus terjadi, bukan hanya dirjen, saya juga ikut kena. Tidak ada yang bisa lari," jelas Purbaya.
Purbaya menambahkan, integritas dan pengawasan ketat menjadi kunci untuk memulihkan kepercayaan publik serta menjaga kredibilitas Kementerian Keuangan sebagai pengelola keuangan negara.
Topik:
purbaya-yudhi-sadewa kemenkeu korupsi-kemenkeu menkeu-purbaya