BEI Panggil Samuel Sekuritas Terkait Riset Saham RLCO
Jakarta, MI - Bursa Efek Indonesia (BEI) menyatakan telah memanggil Samuel Sekuritas terkait penerbitan riset salah satu emiten PT Abadi Lestari Indonesia Tbk (RLCO) yang mencantumkan target harga hingga Rp80.000/saham.
Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa BEI, Irvan Susandy, mengungkapkan bahwa BEI telah memanggil pihak Samuel Sekuritas untuk meminta klarifikasi. Selain itu, BEI juga tengah berkoordinasi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk menentukan langkah lanjutan.
“Kita kalau tidak salah sudah sempat panggil mereka [Samuel Sekuritas] dan kita diskusikan dulu sama OJK mau gimana,” ujar Irvan saat ditemui usai Konferensi Pers di Bursa Efek Indonesia, Senin (9/2/2026).
Sebelumnya, Irvan menekankan bahwa fungsi riset yang dijalankan oleh perusahaan sekuritas anggota bursa sebagai Perantara Pedagang Efek (PPE) wajib dilakukan secara independen.
Ia menjelaskan, kewajiban tersebut telah diatur dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 13 Tahun 2025. Aturan ini mewajibkan fungsi riset dijalankan secara terpisah dari fungsi lain guna menghindari benturan kepentingan.
Adapun pengawasan atas pelaksanaan fungsi riset tersebut dilakukan oleh OJK sebagai bagian dari pengawasan pengendalian internal PPE.
“Berdasarkan POJK Nomor 13 Tahun 2025, fungsi riset pada anggota bursa wajib dijalankan secara independen dan terpisah dari fungsi lain untuk menghindari benturan kepentingan,” tutur Irvan.
Sebagaimana diketahui, Samuel Sekuritas yang juga merupakan underwriter RLCO saat penerbitan perdana saham (IPO) mengeluarkan riset terkait target harga saham. Dalam riset tersebut, Samuel mencantumkan harga fantastis hingga Rp80.000/saham dan meramalkan RLCO masuk dalam indeks bergengsi MSCI.
Target harga tersebut muncul di tengah reli tajam saham RLCO sejak melantai di bursa. Saat ini, saham RLCO berada di level Rp6.075 per saham, turun 10%. Meski begitu, saham RLCO telah melesat sekitar 3.516,07 dibandingkan harga IPO sebesar Rp168 per saham pada 8 Desember 2025.
Lonjakan harga itu turut mendongkrak kapitalisasi pasar RLCO hingga sekitar Rp18,98 triliun, meskipun emiten tersebut baru berstatus perusahaan tercatat dalam waktu yang relatif singkat.
Topik:
bei samuel-sekuritas rlco