Emiten VKTR Milik Bakrie Group Rugi Rp11,37 Miliar pada 2025
Jakarta, MI - Emiten pengembangan dan manufaktur kendaraan listrik (EV) milik Bakrie Group, PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR) mencatatkan rugi bersih Rp11,37 miliar yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sepanjang tahun buku 2025.
Kinerja ini berbalik arah dibandingkan tahun 2024, saat perseroan masih membukukan laba bersih Rp7,56 miliar.
Berdasarkan laporan keuangan yang diterbitkan yang dikutip Jumat (27/2/2026), penjualan neto VKTR naik 8,57 persen menjadi Rp1,089 triliun, dari sebelumnya Rp1 triliun pada 2024. Seiring dengan itu, beban pokok penjualan juga meningkat 8,12 persen menjadi Rp892,62 miliar, dari Rp825,51 miliar.
Kenaikan penjualan tersebut mendorong laba bruto tumbuh 10,36 persen menjadi Rp196,61 miliar, dibandingkan Rp178,14 miliar pada tahun sebelumnya.
Namun demikian, pada level laba bersih konsolidasian, kinerja perseroan melemah tajam. VKTR hanya membukukan laba bersih Rp423 juta, turun 96,56 persen secara tahunan (year-on-year) dari Rp12,29 miliar pada 2024.
Dari sisi neraca, total aset VKTR per akhir 2025 tercatat Rp1,79 triliun, naik 11,8 persen dibandingkan Rp1,6 triliun pada akhir 2024. Liabilitas meningkat 22,17 persen menjadi Rp553,02 miliar, sementara ekuitas tumbuh 7,83 persen menjadi Rp1,24 triliun dari sebelumnya Rp1,15 triliun.
Pada perdagangan Jumat (27/2/2026), saham VKTR dibuka di posisi Rp900 per saham. Saat ini, naik 35 poin ke posisi Rp935 per saham.
Topik:
vktr-teknologi-mobilitas vktr vktr-rugi bakrie