Sering Diabaikan, Tanda Kanker Usus Ini Muncul pada Usia Muda

Rolia Pakpahan
Rolia Pakpahan
Diperbarui 21 Februari 2026 2 jam yang lalu
Ilustrasi Kanker Usus Besar (Foto: Ist)
Ilustrasi Kanker Usus Besar (Foto: Ist)

Jakarta, MI – Kesadaran menjaga kesehatan pencernaan kini tak bisa lagi ditunda. Dalam beberapa tahun terakhir, kasus kanker kolorektal atau kanker usus besar dilaporkan meningkat pada kelompok usia muda, termasuk generasi milenial dan Gen Z.

Gejala awal penyakit ini kerap menyerupai gangguan pencernaan ringan yang sering dianggap sepele.

Mengutip laporan Prevention, sejumlah jenis kanker seperti kanker serviks, payudara, dan prostat relatif lebih mudah dideteksi sejak tahap awal. Namun berbeda dengan kanker usus besar yang sering kali berkembang tanpa gejala khas pada fase awal.

John Nathanson, M.D., seorang ahli gastroenterologi dari NewYork-Presbyterian/Columbia University Irving Medical Center, mengungkapkan bahwa banyak pasien yang terlambat menyadari kehadiran kanker karena gejalanya yang samar.

"Kanker usus besar sulit didiagnosis karena dapat berkembang tanpa gejala. Ketika kanker usus besar menimbulkan gejala, gejala tersebut terkadang salah dikaitkan dengan proses lain seperti wasir, infeksi, atau sembelit," ujar Dr. Nathanson.

Menurut ahli gastroenterologi di Medical Offices of Manhattan, Pratima Dibba, M.D., gejala pada kanker usus besar terbilang cukup ringan dan sering diabaikan pada tahap awal penyakit. Seiring berjalan waktu kondisi ini menjadi berkembang dan semakin parah.

Gejala yang Perlu Diwaspadai

Dr. Nathanson dan Dr. Dibba sama-sama menekankan bahwa salah satu tanda paling penting kanker usus besar yang tidak boleh diabaikan adalah perdarahan dubur atau darah pada tinja. "Jangan hanya menyalahkan wasir," kata Dr. Dibba.

Mengacu pada Cleveland Clinic, munculnya darah di kloset setelah buang air besar bisa berasal dari berbagai bagian saluran pencernaan, termasuk usus besar. Karena itu, sangat penting untuk memeriksakannya untuk memastikan tidak ada hal berbahaya yang terjadi.

Selain pendarahan dubur, para ahli mengatakan bahwa gejala umum kanker usus besar lainnya termasuk penurunan berat badan yang tidak normal atau tidak disengaja, nyeri perut yang parah, dan perubahan kebiasaan buang air besar yang terus-menerus.

Menurut Johns Hopkins Medicine, kanker usus besar yang terdeteksi pada tahap awal memiliki peluang pengobatan yang sangat tinggi, dengan angka kelangsungan hidup lima tahun mencapai 90%.

Karena itu, selain mewaspadai berbagai gejalanya, penting juga untuk mengikuti anjuran tenaga medis terkait waktu pemeriksaan atau skrining yang perlu dijalani.

Topik:

gejala-kanker kanker-usus-besar