Kemlu Catat 4.882 WNI di Kamboja Minta Dipulangkan ke Indonesia

Rolia Pakpahan
Rolia Pakpahan
Diperbarui 28 Februari 2026 4 jam yang lalu
Plt Direktur Pelindungan WNI Kemlu, Heni Hamidah (Foto: Istimewa)
Plt Direktur Pelindungan WNI Kemlu, Heni Hamidah (Foto: Istimewa)

Jakarta, MI - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) mencatat 4.882 warga negara Indonesia (WNI) di Kamboja mengajukan permohonan untuk dipulangkan ke Indonesia. Sebagian besar dari mereka sudah menjalani asesmen, dan hasilnya tidak ada indikasi Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).

Plt Direktur Pelindungan WNI Kemlu, Heni Hamidah, menjelaskan, data ini dihimpun dari KBRI Phnom Penh selama periode 16 Januari hingga 25 Februari 2026. 

"Kemudian dari 4.882 WNI tersebut, sebanyak 4.680 WNI sudah dilakukan asesmen awal oleh KBRI Phnom Penh dengan hasil tidak ditemukan WNI terindikasi korban TPPO. Bahkan sebagian besar mengaku memang bekerja secara profesional di sektor online scam," ujar Heni saat ditemui di kantornya, Jakarta Pusat, Jumat (27/2/2026).

Heni menambahkan, hingga 25 Februari 2026, sebanyak 926 WNI di Kamboja telah pulang ke Indonesia secara mandiri.

"Bahkan tadi malam ditambah 111 (WNI) ya, jadi sudah sekitar 1.000 lebih yang pulang secara mandiri," kata dia.

"Dan saat ini 900 WNI masih berada di penampungan sementara yang dikoordinasikan fasilitasnya oleh KBRI dan otoritas setempat," sambungnya.

Sebelumnya, Duta Besar RI untuk Kamboja, Santo Darmosumarto, menyampaikan bahwa pihaknya terus berupaya menjaga kesejahteraan WNI, meski menghadapi keterbatasan fasilitas.

“KBRI berupaya memastikan kebutuhan dasar WNI terpenuhi selama menunggu proses kepulangan ke Indonesia,” ucap Santo dalam keterangannya, Minggu (1/2/2026).

Santo mengakui, lonjakan jumlah WNI yang melapor ke KBRI mulai membebani kapasitas fasilitas di Kamboja.

“Saat ini, memang jumlah WNI yang melapor ke KBRI lebih besar dibandingkan dengan jumlah yang pulang. Kondisi ini dapat menyebabkan tempat penampungan sementara menjadi overcapacity,” ungkapnya.

Topik:

kemlu wni kamboja