IHSG Menguat dalam Jangka Pendek, Berikut Rekomendasi Saham yang Bisa Dipilih

Dian Ihsan
Dian Ihsan
Diperbarui 10 Februari 2026 5 jam yang lalu
Ilustrasi saham. (Foto: Dok MI)
Ilustrasi saham. (Foto: Dok MI)

Jakarta, MI - Gerak Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 1,22% ke level 8.031 pada Senin (9/2/2026). Penguatan ini didukung oleh meningkatnya volume pembelian, yang menunjukkan minat beli investor mulai kembali menguat.

Secara teknikal, pergerakan IHSG masih berada di atas moving average 200 hari (MA200), sehingga peluang kelanjutan kenaikan dalam jangka pendek dinilai masih terbuka.

MNC Sekuritas memperkirakan pada perdagangan Selasa (10/2/2026), IHSG akan bergerak dengan area support di kisaran 7.712–7.547 dan resistance pada level 8.214–8.354.

Dengan mempertimbangkan kondisi teknikal tersebut, MNC Sekuritas merekomendasikan strategi buy on weakness untuk sejumlah saham berikut:

PT Archi Indonesia Tbk (ARCI)

  • Buy on weakness: Rp1.600–1.660
  • Target harga: Rp1.745–1.980
  • Stop loss: Rp1.540

PT Bank Central Asia Tbk (BBCA)

  • Buy on weakness: Rp6.975–7.325
  • Target harga: Rp7.750–8.525
  • Stop loss: Rp6.750

PT Harum Energy Tbk (HRUM)

  • Buy on weakness: Rp885–995
  • Target harga: Rp1.085–1.190
  • Stop loss: Rp870

PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA)

  • Buy on weakness: Rp2.380–2.490
  • Target harga: Rp2.670–2.840
  • Stop loss: Rp2.320

MNC Sekuritas menilai, selama IHSG mampu bertahan di atas MA200, strategi akumulasi bertahap pada saham-saham pilihan masih relevan, dengan tetap memperhatikan manajemen risiko.

Topik:

ihsg mnc-sekuritas saham-pilihan