IHSG Berpeluang Uji Level 8.400, Didukung Sentimen Global dan Domestik

Dian Ihsan
Dian Ihsan
Diperbarui 23 Februari 2026 6 jam yang lalu
Ilustrasi papan saham di BEI. (Foto: Dok MI)
Ilustrasi papan saham di BEI. (Foto: Dok MI)

Jakarta, MI - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan berpeluang menguji level 8.400 pada perdagangan pekan ini. 

Berdasarkan riset Phintraco Sekuritas pada Senin (23/2/2026), IHSG diproyeksikan bergerak di area resistance 8.380, pivot 8.300, dan support 8.250.

Dari sentimen global, penguatan indeks saham Wall Street pada penutupan perdagangan Jumat (20/2) turut memberi dorongan positif. Secara mingguan, indeks-indeks utama AS membukukan kenaikan.

Optimisme investor muncul setelah Mahkamah Agung (MA) AS membatalkan tarif resiprokal Presiden Donald Trump. Keputusan ini dinilai meringankan beban biaya perusahaan sekaligus meredakan kekhawatiran inflasi. 

Meski demikian, pasar masih mencermati langkah lanjutan Trump yang mengumumkan rencana tarif global baru sebesar 10 persen, dengan potensi kenaikan hingga 15 persen.

Dari sisi data ekonomi AS, Phintraco mencatat pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) AS melambat menjadi 1,4 persen pada Kuartal IV-2025, turun dari 4,4 persen pada Kuartal III-2025. 

Perlambatan ini dipengaruhi oleh terjadinya government shutdown. Sementara itu, indeks harga PCE naik menjadi 2,9 persen secara tahunan (YoY) pada Desember 2025, dari 2,8 persen pada November 2025.

Di dalam negeri, investor juga mencermati sikap pemerintah Indonesia menyusul pembatalan tarif resiprokal AS, mengingat Indonesia telah menandatangani Agreement on Reciprocal Trade (ART) dengan AS. Namun, perjanjian tersebut belum efektif karena masih menunggu proses ratifikasi di kedua negara.

"Selama undang-undang ratifikasi belum disetujui DPR, Indonesia secara hukum belum terikat dengan perjanjian tersebut," tulis riset Phintraco Sekuritas.

Meski demikian, perkembangan ini dinilai berpotensi menjadi katalis positif bagi pasar saham domestik.

Sentimen positif tambahan datang dari persetujuan MSCI terhadap seluruh proposal yang diajukan Bursa Efek Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan. Meski begitu, investor masih akan mencermati dampak kebijakan peningkatan free float bagi 267 emiten dari 7,5 persen menjadi 15 persen.

Secara keseluruhan, Phintraco Sekuritas memperkirakan IHSG bergerak di kisaran 8.250–8.380 pada pekan ini, dengan peluang menguji level 8.400 apabila indeks mampu ditutup di atas 8.350.

Di perdagangan hari ini, Phintraco Sekuritas merekomendasikan enam saham, yakni MYOR, ELSA, AKRA, SMGR, PYFA, dan SMBR.

Topik:

ihsg indeks saham phintraco-sekuritas