10 Saham Top Losers yang Terkoreksi Tajam dalam Sepekan

Dian Ihsan
Dian Ihsan
Diperbarui 21 Februari 2026 5 jam yang lalu
Ilustrasi saham melemah. (Foto: Dok Istimewa)
Ilustrasi saham melemah. (Foto: Dok Istimewa)

Jakarta, MI - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di level 8.271. Dalam sepekan terakhir, indeks menguat 0,72% dari posisi akhir pekan sebelumnya di 8.212, tapi tidak diikuti oleh kenaikan seluruh saham.

Berdasarkan data perdagangan saham Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 16–20 Februari 2026, ada 10 saham yang masuk kelompok top losers justru mengalami penurunan signifikan dan menjadi penahan laju indeks.

Berikut daftar saham dengan penurunan terbesar selama sepekan terakhir:

1. PT Hillcon Tbk (HILL)

  • Turun 27,50% atau 22 poin ke Rp58 dari Rp80.

2. PT Satu Visi Putra Tbk (VISI)

  • Turun 24,44% atau 220 poin ke Rp680 dari Rp900.

3. PT Prime Agri Resources Tbk (SGRO)

  • Turun 23,25% atau 1.825 poin ke Rp6.025 dari Rp7.850 per saham.

4. PT MNC Tourism Indonesia Tbk (KPIG)

  • Turun 18,59% atau 29 poin ke Rp127 dari Rp156.

5. PT Link Net Tbk (LINK)

  • Turun 15,77% atau 440 poin ke Rp2.350 dari Rp2.790.

6. PT Bersama Mencapai Puncak Tbk (BAIK)

  • Turun 14,17% atau 73 poin ke Rp442 dari Rp515.

7. PT Unggul Indah Cahaya Tbk (UNIC)

  • Turun 12,87% atau 1.650 poin ke Rp11.175 dari Rp12.825.

8. PT Guna Timur Raya Tbk (TRUK)

  • Turun 11,39% atau 54 poin ke Rp420 dari Rp474.

9. PT Batavia Prosperindo Internasional Tbk (BPII)

  • Turun 9,65% atau 55 poin ke Rp515 dari Rp570.

10. PT Rockfields Properti Indonesia Tbk (ROCK)

  • Turun 9,60% atau 290 poin ke Rp2.730 dari Rp3.020.

Kondisi ini menunjukkan bahwa meski IHSG bergerak naik, tekanan jual masih terjadi pada saham-saham tertentu. Artinya, penguatan indeks belum sepenuhnya mencerminkan kinerja seluruh saham di pasar.

Topik:

bei ihsg saham-top-losers