Penguatan IHSG Sepekan Angkat Kapitalisasi Pasar BEI Naik ke Rp14.941 Triliun

Dian Ihsan
Dian Ihsan
Diperbarui 22 Februari 2026 8 jam yang lalu
Ilustrasi papan saham di BEI. (Foto: Dok MI)
Ilustrasi papan saham di BEI. (Foto: Dok MI)

Jaarta, MI - Perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama pekan pendek 18–20 Februari 2026 ditutup di zona hijau. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 0,72% ke level 8.271,767, naik dari posisi 8.212,271 pada pekan sebelumnya.

Sekretaris Perusahaan BEI, Kautsar Primadi Nurahmad menyampaikan, penguatan IHSG turut mendorong kapitalisasi pasar BEI naik 0,35% menjadi Rp14.941 triliun, dari Rp14.889 triliun pada pekan lalu.

Aktivitas perdagangan juga menunjukkan peningkatan signifikan. Rata-rata frekuensi transaksi harian melonjak 11,99% menjadi 3,06 juta kali transaksi, dibandingkan 2,73 juta kali transaksi pada pekan sebelumnya.

“Peningkatan juga terjadi pada rata-rata volume transaksi harian, yang naik 3,87% menjadi 47 miliar lembar saham dari 45,24 miliar lembar saham. Sementara itu, rata-rata nilai transaksi harian bertambah 3,02% menjadi Rp23,89 triliun dari Rp23,19 triliun,” kata dia dalam keterangan resminya, Minggu (22/1/2026).

Dari sisi aliran dana, investor asing pada Jumat (20/2) mencatatkan beli bersih Rp240,57 miliar. Meski demikian, secara kumulatif sepanjang 2026, investor asing masih membukukan jual bersih Rp14,42 triliun.

Tak hanya pasar saham, pasar surat utang juga mencatat perkembangan. Selama periode 16–20 Februari 2026, terdapat satu pencatatan obligasi baru di BEI. 

Pada Rabu (18/2/2026), Obligasi Berkelanjutan I Energi Mega Persada Tahap II Tahun 2026 yang diterbitkan oleh PT Energi Mega Persada Tbk resmi tercatat di bursa.

Dengan pencatatan tersebut, total emisi obligasi dan sukuk sepanjang 2025 mencapai 20 emisi dari 13 emiten dengan nilai Rp15,71 triliun.

Secara keseluruhan, hingga saat ini BEI telah mencatat 672 emisi obligasi dan sukuk dengan nilai outstanding Rp549,76 triliun dan USD134,01 juta dari 133 emiten.

"Selain itu, Surat Berharga Negara (SBN) yang tercatat di BEI berjumlah 190 seri dengan nilai Rp6.674,24 triliun dan USD352,10 juta. BEI juga mencatat Efek Beragun Aset (EBA) sebanyak 7 emisi senilai Rp3,69 triliun,” tutup Kautsar.

Topik:

bei ihsg kapitalisasi-pasar-bei